Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS air bersih melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Ribuan warga terpaksa memanfaatkan air waduk dan sungai untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Pantaun Media Indonesia, pada Kamis (20/7) sejumlah kecamatan yang mengalami krisis air bersih itu terutama pada daerah sepanjang aliran kawasan Bengawan Jero dan sebagian di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo. Antara lain, Kecamatan Karangbinangun, Kalitengah, Deket, Glagah, Karanggeneng, Laren, Sekaran, Maduran, dan sebagian Kecamatan Turi.
Sebagian warga di sejumlah kecamatan sejak sekitar sebulan terakhir mengaku telah kesulitan mendapat air bersih. Kondisi tersebut, membuat warga terpaksa mengunakan air sungai untuk keperluan setiap hari.
"Ya, seperti ini setiap tahunnya. Kita mengunakan air sungai untuk mandi, dan keperluan lainnya," kata Sujono, warga Kecamatan Deket.
Menurut dia, untuk keperluan hidup sehari-hari ribuan warga sepanjang bantaran Kali Deket di Kecamatan Deket hingga sebagian Kecamatan Glagah mengantungkan hidupnya dari air sungai tersebut. Air sungai itu, di antaranya untuk keperluan mandi, mencuci, dan kakus (MCK). Sedangkan, untuk keperluan masak dan air minum, warga membeli air dalam kemasan.
Kesulitan serupa juga dialami warga di kawasan Bengawan Jero. Seperti yang di alami Fendi, warga Desa Blawi. Menurut dia, sejak hampir sebulan terakhir debit air pada sumur tradisional milik warga menurun debitnya. Padahal, lanjut dia, permukaan air pada sungai dan pertambakkan di sekitar kampungnya airnya masih tinggi.
"Saya heran, kenapa bisa begitu. Kita akhirnya menggunakan air sungai untuk keperluan setiap hari," terangnya, kepada Media Indonesia. Ia juga menjelaskan, secara umum masyarakat Lamongan khususnya sepanjang kawasan Bengawan Solo dan Bengawan Jero mengalami krisis air bersih setiap tahunnya.
Terutama, pada setiap musim kemarau. Sedangkan, pada musim penghujan kawasan tersebut menjadi daerah langganan banjir luapan sungai Bengawan Solo dan Bengawan Jero. "Ini harus segera dicarikan solusi untuk jangka panjangnya," harapnya.
Kepala Pelaksana Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto, belum saat ditanya terkait krisis air bersih di wilayahnya. Namun sebelumnya, BPBD mengimbau agar masyarakat mewaspadai dalam mengunakan air waduk, dan sungai pada saat musim kemarau. Alasannya, agar terhindar dari segala penyakit yang timbul akibat menggunakan air yang tidak sehat.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved