Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

BNN Dalami Motif Baru Peredaran Sabu

Aries Munandar
19/7/2017 15:50
BNN Dalami Motif Baru Peredaran Sabu
(MI/Aries Munandar)

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat, masih mendalami kasus peredaran 5 kilogram sabu yang diduga selundupan dari Malaysia. Pelaku ditengarai memiliki keterkaitan dengan jaringan kasus sebelumnya namun modusnya berbeda.

"Kalau sebelumnya mereka menggunakan jasa kurir, sekarang dibawa langsung oleh pemilik dari Malaysia. Dia kemudian menitipkannya di suatu tempat sehingga tidak bertemu langsung dengan tersangka," jelas Kepala BNN Kalimantan Barat Brigjen Nasrullah, Rabu (19/7).

Nasrullah belum bisa memastikan apakah hal itu dilakukan untuk menekan biaya operasional mereka. Dia mengatakan berdasarkan pengungkapan kasus-kasus sebelumnya, bayaran untuk seorang kurir yang membawa sabu dari Malaysia saat ini memang terus melonjak. Dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta, dan sekarang sebesar Rp80 juta untuk sekali mengantar paket sabu.

"Orang Malaysia itu masuk lewat mana kami juga belum mendapat informasinya. Apakah melalui (PLBN) Aruk, Jagoi Babang atau Entikong, belum tahu persis," jelasnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya