Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengungkapkan 45 sekolah negeri di wilayah tersebut belum terakreditasi oleh Badan Akreditasi Sekolah (BAS) Provinsi Jawa Barat. Dari jumlah itu, yang paling banyak belum terakreditasi ialah tingkat SMP. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Bekasi Agus Enap menyampaikan kebanyakan yang belum terakreditasi ialah sekolah yang menggunakan bangunan baru. Sekolah-sekolah tersebut sudah lama ada, tapi selama ini masih menumpang di bangunan milik pihak lain.
"Selain bangunannya baru beroperasi, pihak sekolah pun belum menyerahkan jumlah kelulusan siswa pada panitia penilai BAS sehingga belum bisa mendapatkan akreditasi," ungkap Agus, Rabu (15/2). Pernah ada penilai-an dan sekolah tersebut berada pada angka 60. Angka tersebut masih jauh dari cukup. Apalagi, bila menginginkan akreditasi A, sekolah bersangkutan harus mendapatkan nilai di atas 90 poin. Berdasarkan data yang diperoleh, dari 251 SMP negeri terdapat 25 sekolah belum terakreditasi.
Adapun untuk tingkat SD negeri, dari 640 sekolah masih ada 20 yang belum terakreditasi. Hingga saat ini, lembaga-nya fokus mengawasi SD dan SMP. Untuk SMA dan SMK telah menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Barat. "Tahun ini, kewenang-an SMA dan SMK sudah di tangan provinsi, mulai pemeliharaan bangunan, pengadaan alat tulis kantor, hingga gaji pegawai," jelas Agus. Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daddy Kusradi mengaku khawatir keberadaan sekolah yang belum terakreditasi membuat mutu pendidikan menjadi lemah. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah harus bisa mengawasi sistem belajar mengajar seluruh siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved