Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TRAGEDI memilukan terjadi di sebuah proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebanyak empat pekerja bangunan meregang nyawa dan tiga lainnya mengalami sesak napas akut setelah menghirup gas beracun dari dalam tangki penampungan air pada Jumat (3/4).
Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Jagakarsa telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mendalami adanya unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja maut tersebut.
"Langkah-langkah yang telah dilakukan yaitu mengamankan TKP, memasang garis polisi (police line) dan olah TKP di tempat kejadian," tegas Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Chepy Rusmanto dilansir dari Antara, Sabtu (4/4).
Insiden bermula pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, dua pekerja diperintahkan oleh mandor untuk menguras tangki penampungan air bersih di lantai dasar (basement) sedalam tiga meter.
Namun, saat penutup dibuka, kedua korban justru terjatuh ke dalam lubang yang diduga kuat telah terkontaminasi gas berbahaya.
Nahas, upaya penyelamatan yang dilakukan rekan kerja lainnya justru berujung petaka. Karena tidak menggunakan perlengkapan keselamatan (safety) yang memadai, rekan-rekan korban yang berniat menolong justru ikut terjatuh dan terpapar hawa panas serta bau menyengat dari dalam tangki.
Daftar Korban Meninggal Dunia:
Selain korban tewas, tiga pekerja lainnya yakni UJ (41), SN (63), dan AJ (47) yang berasal dari Purwakarta harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas berat.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan interogasi terhadap sejumlah saksi di lokasi kejadian. Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan visum.
"Saat ini melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut," pungkas AKP Chepy. Fokus penyelidikan mengarah pada standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja di proyek tersebut, mengingat para korban diduga tidak dibekali alat pelindung diri saat memasuki area berisiko tinggi. (Ant/Z-10)
EMPAT orang dilaporkan tewas setelah menghirup gas tangki air di lokasi proyek bangunan TB Simatupang, Jakarta Selatan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menormalkan kembali tarif di Gerbang Tol (GT) Fatmawati 2 menyusul rampungnya proyek galian SPALD-T.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan rekayasa lalu lintas dengan membuka satu lajur di Gerbang Tol Fatmawati 2 hingga Exit Tol Pondok Indah dilanjutkan hingga akhir Oktober 2025.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk memperpanjang pembukaan Gerbang Tol Fatmawati 2 hingga akhir bulan Oktober 2025.
Gubernur Jakarta Pramono klaim uji coba gratis Tol Fatmawati 2 turunkan kemacetan signifikan di TB Simatupang. Evaluasi berlanjut hingga akhir Oktober.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved