Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan melakukan uji coba kembali sistem pembayaran jalan tol nir henti nir sentuh atau multi lane free flow (MLFF). Kepala Badan Pengatur Jalan Toll Wilan Oktavian mengatakan pelaksanaan sistem pembayaraan MLFF ini memang sempat mengalami stagnasi.
Pada akhir tahun lalu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merekomendasikan BPJT untuk melanjutkan atau melakukan uji coba kembali MLFF.
“Hal ini karena sebelumnya terdapat dua klaim yang berbeda, di mana dari BPJT atau BUJT menyatakan bahwa sistem belum berhasil, sementara dari Roatex menyatakan bahwa sistem tersebut sudah berhasil,” ujar Wilan Oktavian dalam Silaturahmi Menteri Pekerjaan Umum dengan awak Media pada Kamis (2/4) di Jakarta.
Untuk itu, kata dia, pihaknya merencanakan uji coba kembali yang dilakukan secara end to end. Pengujian ini akan mencakup seluruh proses mulai dari pengguna mengunduh aplikasi, menggunakan sistem hingga pembayaran benar-benar diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Menurut dia ada beberapa tahapan pelaksanaan uji coba yang sudah disepakati, yaitu pra uji coba yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Pada tahap ini, Roatex sesuai kontrak memiliki kewajiban untuk menyiapkan Term Of Rererence (TOR) uji coba.
Dalam rangka menyiapkan TOR Uji Coba, kemarin pada tanggal 3 sampai 5 Maret telah dilakukan functional test. Functional test itu lebih ke mencoba demonstrasi fitur aplikasi yang ada di CANTAS dan lebih ke positif skenario,” jelas Willan.
Dalam waktu dekat akan dilakukan kembali functional test tahap dua, tujuannya untuk melengkapi kesiapan infrastruktur jalan tol yang akan digunakan. Setelah seluruh kesiapan terpenuhi, barulah akan dilaksanakan pra uji coba secara menyeluruh. “Untuk target waktu pelaksanaannya, prinsipnya adalah semakin cepat semakin baik atau the sooner the better,” tutup Wilan.
MLFF diinisiasi sejak 10 tahun lalu atau tepatnya pada saat kunjungan PM Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016. Proyek ini digarap oleh perusahaan teknologi asal Hungaria, Roatex Ltd. melalui anak usahanya, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Pendanaan untuk proyek MLFF sepenuhnya bersumber dari pemerintah Hungaria senilai US$300 juta atau setara dengan Rp4,65 triliun. (Ant/E-2)
MLFF, sambung dia, adalah solusi untuk mengatasi peningkatan kemacetan di gerbang tol yang menyebabkan kerugian ekonomi bagi Indonesia sebesar US$300 juta setiap tahunnya.
Kementerian PUPR terus melakukan penyempurnaan rencana penerapan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF).
BADAN usaha pelaksana (BUP) sistem pembayaran tol nontunai nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF), PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) menegaskan akan
RENCANA uji coba sistem pembayaran tol nontunai nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF) di Jalan Tol Bali Mandara pada 1 Juni 2023 batal. Ini alasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved