Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan tinggi yang mengguyur sejak Sabtu hingga Minggu (8/3) pagi menyebabkan banjir meluas di wilayah Kota Tangerang, Provinsi Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sembilan kecamatan terdampak dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga titik terdalam mencapai 150 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan cuaca ekstrem menjadi penyebab utama meluapnya air di pemukiman warga dan sejumlah ruas jalan utama.
"Hujan deras yang terjadi sejak kemarin sampai dengan Minggu pagi turun tanpa henti mengakibatkan banjir dan genangan di beberapa lokasi," ujar Mahdiar saat dikonfirmasi di Tangerang, Minggu (8/3).
Kecamatan Periuk menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Ketinggian air di Jembatan Alamanda tercatat mencapai 1,5 meter. Selain itu, banjir juga merendam Jalan Utama Mutiara Pluit, Jalan Utama Danau Situ Bulakan, dan Jalan Duta Perum Taman Cibodas.
Berikut rincian titik banjir di kecamatan lainnya:
Sejumlah warga yang terdampak mulai dievakuasi ke beberapa posko pengungsian, di antaranya RPH dan Mushola Petir Cipondoh, Masjid Ma’arif Petir, serta GOR Total Persada. BPBD bersama instansi terkait terus bersiaga untuk mengantisipasi kenaikan debit air jika hujan kembali turun.
"Kita terus lakukan evakuasi warga terdampak ke posko pengungsian untuk keselamatan. Sedangkan petugas dari Dinas PUPR terus bekerja melakukan penanganan," pungkas Mahdiar.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih berupaya melakukan penyedotan air di titik-titik genangan strategis guna mempercepat penyurutan banjir di akses jalan utama. (Ant/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved