Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

9 Kecamatan di Tangerang Terendam Banjir, Titik Terparah Capai 1,5 Meter

Thalatie K Yani
08/3/2026 10:09
9 Kecamatan di Tangerang Terendam Banjir, Titik Terparah Capai 1,5 Meter
Hujan tanpa henti mengakibatkan banjir di 9 kecamatan di Kota Tangerang. BPBD evakuasi warga ke pengungsian, wilayah Periuk jadi titik terdalam.(Instagram)

INTENSITAS hujan tinggi yang mengguyur sejak Sabtu hingga Minggu (8/3) pagi menyebabkan banjir meluas di wilayah Kota Tangerang, Provinsi Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sembilan kecamatan terdampak dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga titik terdalam mencapai 150 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan cuaca ekstrem menjadi penyebab utama meluapnya air di pemukiman warga dan sejumlah ruas jalan utama.

"Hujan deras yang terjadi sejak kemarin sampai dengan Minggu pagi turun tanpa henti mengakibatkan banjir dan genangan di beberapa lokasi," ujar Mahdiar saat dikonfirmasi di Tangerang, Minggu (8/3).

Wilayah Terdampak dan Titik Terparah

Kecamatan Periuk menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Ketinggian air di Jembatan Alamanda tercatat mencapai 1,5 meter. Selain itu, banjir juga merendam Jalan Utama Mutiara Pluit, Jalan Utama Danau Situ Bulakan, dan Jalan Duta Perum Taman Cibodas.

Berikut rincian titik banjir di kecamatan lainnya:

  • Kecamatan Karang Tengah: Komplek Ciledug Indah 1 Pedurenan terendam setinggi 80 sentimeter.
  • Kecamatan Cipondoh: Kampung Candulan terendam 70 sentimeter.
  • Kecamatan Jatiuwung & Benda: Wilayah Alam Jaya, Jatake, dan Belendung terendam dengan ketinggian 60 sentimeter.
  • Kecamatan Cibodas: Jalan Kalingga dan Taman Cibodas terendam sekitar 60 sentimeter.
  • Kecamatan Ciledug & Karawaci: Perum Duren Villa, Griya Kencana, dan Kelurahan Karawaci Baru terendam setinggi 50 sentimeter.
  • Kecamatan Pinang: Sebanyak 50 kepala keluarga di Panunggangan Utara terdampak air setinggi 40 sentimeter.
  • Kecamatan Larangan: Terjadi tanggul jebol di Perum Taman Cipulir yang menyebabkan air masuk ke pemukiman warga.

Evakuasi dan Penanganan

Sejumlah warga yang terdampak mulai dievakuasi ke beberapa posko pengungsian, di antaranya RPH dan Mushola Petir Cipondoh, Masjid Ma’arif Petir, serta GOR Total Persada. BPBD bersama instansi terkait terus bersiaga untuk mengantisipasi kenaikan debit air jika hujan kembali turun.

"Kita terus lakukan evakuasi warga terdampak ke posko pengungsian untuk keselamatan. Sedangkan petugas dari Dinas PUPR terus bekerja melakukan penanganan," pungkas Mahdiar.

Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih berupaya melakukan penyedotan air di titik-titik genangan strategis guna mempercepat penyurutan banjir di akses jalan utama. (Ant/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya