Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Stasiun Jatake Mulai Beroperasi Hari Ini, Tambah Pemberhentian KRL Tanah Abang-Rangkasbitung

Media Indonesia
28/1/2026 11:08
Stasiun Jatake Mulai Beroperasi Hari Ini, Tambah Pemberhentian KRL Tanah Abang-Rangkasbitung
Ilustrasi(Dok KAI)

STASIUN Jatake yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, resmi beroperasi hari ini, Rabu (28/1). Stasiun ini menjadi pemberhentian baru pada layanan KRL Commuter Line Green Line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Mochamad Purnomosidi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan operasional Stasiun Jatake telah diselesaikan. Ia memastikan KCI siap menjalankan operasional stasiun tersebut sesuai rencana.

“Untuk Stasiun Jatake, insya Allah hari Rabu ini diresmikan. Dari sisi tugas KCI sudah selesai dan kami siap mengoperasikannya,” ujar Purnomo di Jakarta Pusat, Senin (26/1)

Purnomo menambahkan, berbagai aspek pendukung operasional telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari pemasangan signage atau papan penunjuk arah hingga kelengkapan administrasi. Menurut dia, daftar waktu perjalanan kereta serta kesiapan masinis juga telah dipastikan lengkap.

Sebelumnya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan Stasiun Jatake merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta. Ia mengungkapkan, jumlah pengguna pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Tercatat, jumlah pengguna lintas tersebut mencapai 43.317.716 penumpang pada 2022, meningkat menjadi 62.085.471 penumpang pada 2023, lalu bertambah menjadi 69.999.362 penumpang sepanjang 2024. Hingga periode Januari-November 2025, jumlah pengguna telah mencapai 70.496.181 penumpang.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang andal terus meningkat. Stasiun Jatake dihadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui akses yang lebih dekat, perjalanan yang lebih tertata, serta pemerataan distribusi penumpang,” ujar Bobby.

Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan fungsi transportasi dengan aktivitas kawasan sekitar. Stasiun ini berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi, dengan bangunan tiga lantai berluas sekitar 3.000 meter persegi.

Berlokasi di KM 37+045 lintas Tanah Abang-Rangkasbitung, Stasiun Jatake dilengkapi peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter, serta diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya