Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS dugaan pelecehan seksual kembali terjadi kota Tangerang Selatan (Tangsel), kota yang mengusung moto cerdas, modern, dan religius (CMore). Dugaan pencabulan dilakukan oknum guru di SDN 01 Rawa Buntu, Serpong, terhadap sejumlah siswa menjadi peristiwa serius yang mencederai dunia pendidikan.
Kepada wartawan di Tangsel, Rabu (21/1) , Ketua Fraksi PKS (FPKS) DPRD Kota Tangsel, Dadang Darmawan, menegaskan perlindungan anak adalah prioritas utama dan tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Peristiwa ini menuntut perhatian dan penanganan yang sungguh-sungguh dari semua pihak.
Ditegaskannya Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel mendorong pimpinan DPRD untuk segera memanggil pihak-pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan, Polres Tangsel, DP3AP2KB, Komnas Anak dan Perempuan, Dewan Pendidikan Tangsel, serta KPAI, guna memperoleh penjelasan terbuka terkait kronologi dan perkembangan penanganan kasus tersebut.
Dia menekankan pentingnya transparansi . "Agar publik mendapatkan informasi yang jelas dan bertanggung jawab, sekaligus mencegah berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat," tukasnya .
Selain proses hukum yang tegas, Dadang juga mendesak penanganan komprehensif terhadap para terduga korban, termasuk penyediaan layanan pendampingan psikolog dan psikiater bila diperlukan, demi pemulihan mental dan emosional anak-anak.
Untuk mencegah kasus serupa terulang, Fraksi PKS mendorong penguatan pengawasan di sekolah, evaluasi sistem rekrutmen dan pembinaan tenaga pendidik, serta penerapan standar perlindungan anak di seluruh satuan pendidikan.
Dadang Darmawan menegaskan komitmen Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas, demi memastikan sekolah menjadi ruang aman bagi anak dan menjaga martabat dunia pendidikan di Kota Tangsel
Sebelumnya diberitakan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang oknum guru di SD Negeri 01 Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, dengan korban kurang lebih 17 orang. Pada Senin ( 19/1) pihak Polres Tangsel telah meringkus pelaku berinisial YP untuk diamankan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan, mengutarakan penangkapan dilakukan pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari orang tua murid pada siang harinya. Setelah menerima laporan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku pada malam harinya.(H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved