Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTREAN panjang mengular di depan gedung Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (4/1). Warga terlihat antusias untuk merasakan pengalaman simulasi pergerakan bintang, planet, dan benda-benda langit yang dihadirkan lewat layar berbentuk kubah pada gedung tersebut.
Dalam pantauan Media Indonesia, sejumlah warga bahkan sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB, beberapa bahkan ada yang jauh-jauh datang dari luar kota. Mereka rela mengantri untuk memperebutkan sekitar 90 tiket on the spot untuk masuk ke dalam planetarium.
”Hari ini kebetulan saya ke Planetarium berlima sama istri dan ketiga anak saya, datang ke sini sekaligus ngajak anak untuk liburan. Kami bela-belain dari Banten dan sudah sampai di sini sekitar jam 07.00 WIB buat dapet tiket masuk Planetarium,” kata Singgih Widigdya (36) saat ditemui Media Indonesia, di Planetarium, Minggu (4/1).
Mengantre selama sekitar 5 jam sampai akhirnya bisa mendapatkan tiket, Singgih mengaku kalau dirinya sejatinya sudah mencoba membeli tiket via online, tetapi selalu kehabisan. Dia menyebut, alasan tetap kukuh mengajak keluarga ke Planetarium karena ini sebagai caranya untuk mengedukasi ketiga buah hatinya terkait ilmu astronomi.
”Selain edukasi buat anak, ke planetarium ini juga ajang nostalgia masa lalu ya. Saya waktu SMP (2004) pernah ke sini, kemudian seiring berjalannya waktu planetarium ini tutup kan, dan sekarang buka lagi, jadi kayaknya momentum yang pas nih untuk mencoba planetarium lagi,” sebut Singgih.
Sementara pengunjung lainnya, Putri Azizah yang juga jauh-jauh datang dari Jakarta Utara, mengaku kalau dirinya juga sudah mengantre tiket on The spot sejak pukul 07.00 WIB. Datang bersama suami dan sang buah hati, Putri mengatakan kalau dia bersama keluarga rela antre karena selalu kehabisan tiket online.
“Sudah dari beberapa pekan lalu untuk ‘war’ tiket online tapi selalu kehabisan, padahal saya pantau terus setiap ada pembukaan tiket online, tapi selalu kehabisan. Hari ini akhirnya maksain buat antre tiket on the spot,” tutur Putri (32).
Mengantre selama lebih dari 5 jam, Putri berharap kedepannya kuota tiket Planetarium bisa lebih ditambah, untuk sistem antrean sendiri, sejauh ini dia melihat sudah cukup baik dan petugas pun cukup informatif dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung.
“Pastinya harapannya kapasitasnya bisa ditambah ya karena kan ini antre sepanjang ini karena masalah kapasitas. Sebenarnya sih sudah mulai rapi untuk sistem tiket ini baik yang langsung dan juga sudah mulai bisa online, tapi ya karena memang kapasitasnya terbatas jadi mau gak mau ya kayak gini keadaannya,” tukas Putri.
Sebagaimana diketahui, sejak 25 Desember 2025 lalu Planetarium kembali dibuka setelah sempat tutup selama sekitar 13 tahun. Setiap Selasa-Minggu, Planetarium menghadirkan 4 pertunjukan dengan tiket bisa didapatkan melalui pemesanan online (kuota 90 tiket) dan pembelian langsung di tempat (kuota 90 tiket). (H-2)
Negara berkewajiban mengelola objek wisata pendidikan dengan baik sebagai sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sistem pembelian tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta telah dirancang secara terintegrasi, transparan, dan berbasis kuota.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan mentolerir praktik percaloan dalam penjualan tiket Planetarium Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved