Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Arus Lalu Lintas ke Jabotabek H+2 Natal 2025 Mulai Meningkat

Ihfa Firdausya
28/12/2025 14:38
Arus Lalu Lintas ke Jabotabek H+2 Natal 2025 Mulai Meningkat
Ilustrasi.(ANTARA/GALIH PRADIPTA)

JASA Marga mencatat arus lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+2 libur Natal 2025, Sabtu (27/12) sampai Minggu (28/12) mulai meningkat. Totalnya mencapai 168.614 kendaraan. 

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama. Ialah GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung). 

"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 15,66% jika dibandingkan lalin normal (145.778 kendaraan)," kata Rivan dalam keterangannya, Minggu (28/12).

Distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah mayoritas sebanyak 78.835 kendaraan (46,75%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 45.815 kendaraan (27,17%) dari arah Barat (Merak), dan 43.964 kendaraan (26,07%) dari arah Selatan (Puncak).

Riinciannya, pada arah timur, lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 36.301 kendaraan, meningkat sebesar 28,70% dari lalin normal. 

Kemudian lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 42.534 kendaraan, meningkat sebesar 32,05% dari lalin normal. 

Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 78.835 kendaraan, meningkat sebesar 30,49% dari lalin normal.  

Sementara lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 45.815 kendaraan, meningkat 0,77% dari lalin normal.  

Kemudian, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 43.964 kendaraan, meningkat sebesar 10,19% dari lalin normal.  

Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono menjelaskan, ada dua tahapan arus lalu lintas libur panjang akhir tahun. Pertama, arus keluar dan masuk Libur Hari Raya Natal 2025, kedua, arus keluar masuk Libur Tahun Baru 2026.

Jasa Marga memprediksi setelah terjadinya lonjakan arus keluar Jabotabek pada Libur Natal 2025, arus lalu lintas kembali ke wilayah Jabotabek pada hari ini Minggu (28/12) akan ada peningkatan.

“Pada Libur Hari Raya Natal  2025 volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Angka tersebut diprediksi mengalami peningkatan pada periode H+3 Natal atau Minggu, 28 Desember 2025 pukul 06.00 s.d Senin, 29 Desember 2025 pukul 06.00 WIB dengan proyeksi jumlah kendaraan kembali ke Jabotabek mencapai 191.975 kendaraan naik sebesar 7,16% dari lalin normal (179.147 kendaraan),” ujar Rivan.

Jasa Marga telah menyiapkan seluruh layanan operasional secara optimal untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas nasional selama periode Nataru 2025/2026.

Secara keseluruhan, Jasa Marga mencatat masih adanya pergerakan masyarakat meninggalkan Jabotabek pada H-7 s.d H+2 libur Natal 2025 di empat gerbang tol (GT) utama. Totalnya sebanyak 1.731.850 kendaraan atau meningkat 14,49% dari lalin normal (1.512.617 kendaraan). 

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Nataru 2025/2026 dengan baik, serta manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy. 

Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area. Kemudian memastikan kecukupan BBM, dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Pantau kondisi lalu lintas melalu CCTV real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya