Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA jenazah korban tenggelam di Kali Ancol, Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara, akhirnya ditemukan Kamis (2/1) pagi. Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP I Gede Gustiyana mengatakan kedua jenazah itu kini dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan autopsi.
Sebelum meninggal tenggelam, kepolisian meyakini korban tercebur di kali dan salah satu korban diduga dikejar gerombolan pemotor bersenjata tajam.
"Kami sudah melakukan pengecekan CCTV, kita menemukan ada beberapa kelompok motor berjumlah enam orang dan sekarang kita masih melakukan penyelidikan," kata Gusti di Kali Ancol, Kamis, (2/1).
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dalam peristiwa itu. Salah satunya saudara kandung korban yang selamat dari kejaran gerombolan tersebut.
Saksi berinisial S itu merupakan adik kandung dari salah satu korban, yakni Dwi Triyono dan saksi M merupakan kawan korban.
"Saksi kita sudah periksa ada 3 orang atas nama S, M dan A. Sebenarnya yang dikejar para pelaku itu hanya satu, yakni saksi S yang selamat. Ketika dia berteriak ke kakaknya, kelompok motor itu balik kanan dan saat itulah korban mulai dikejar, ketakutan dan lompat ke sungai (kali)," kata Gusti.
Komandan Tim SAR Jakarta, Cahyadi Ari mengatakan korban pertama yang ditemukan bernama Alfiansyah alias Cantik, ditemukan pada pukul 08.52 WIB.
"Ditemukan dengan radius kurang lebih 5 meter dari lokasi kejadian," kata Ari.
Kemudian disusul dengan penemuan korban kedua, pukul 09.14 WIB.
"Atas nama Dwi Triono, itu dengan jarak 3 meter dari lokasi kejadian," imbuh dia. (H-3)
Dari hasil pencarian terbaru, 20 jenazah ditemukan di Aceh Tamiang, enam di Aceh Utara, sembilan di Aceh Timur, dan empat di Pidie Jaya.
Apabila ada jenazah yang belum teridentifikasi sementara tempat penyimpanan terbatas, polisi akan melakukan pemakaman dengan penandaan khusus.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Kompolnas sebagai lembaga pengawas kepolisian memantau langsung perkembangan pencarian dua remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh KontraS
Penyerahan jenazah merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat.
Area tempat meninggalnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, kini telah disterilkan meski garis polisi masih terpasang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved