Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hujan lebat menyebabkan beberapa lokasi mengalami banjir. Selain itu, BPBD mewaspadai terjadi banjir rob di daerah pesisir Jakarta.
Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) pada tanggal 03 - 09 Juli 2024 dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
"Akibat adanya fenomena Fase Bulan Baru pada tanggal 06 Juli 2024 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir (Rob) di wilayah pesisir utara Jakarta," ujar Kepala Pelaksana BPBD, Isnawa Adji dalam keterangan tertulis, Minggu (7/7).
Baca juga : Banjir Rob di Pesisir Jakarta pada 21-27 Januari 2024 Ancam Wilayah Ini
Hujan deras sejak Sabtu (6/7) lalu menaikkan status pos Pantau Angke Hulu menjadi siaga 3 (Waspada) pada pukul 14.00 WIB, menjadi Siaga 2 (Siaga) pada pukul 17.00 WIB dan menjadi Siaga 1 (Bahaya) pada pukul 19.00 WIB.
"BPBD mencatat 2 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta terdampak banjir yakni di Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat dengan ketinggian masih mencapai 70cm," jelasnya.
Adapun penyebabnya dikarenakan curah hujan tinggi dan luapan kali Angke. Sedangkan di Kelurahan Rawa Buaya terdapat 1 RT terendam banjir dengan ketinggian 75 cm
Baca juga : Waspada Banjir Rob Sepekan ke Depan di Pesisir Jakarta
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," jelasnya.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," pungkas Isnawa. (Far/Z-7)
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Upaya menjaga ekosistem pesisir dan laut terus digencarkan lewat Gerakan Penanaman Mangrove Serentak Mageri Segoro 2025, yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Geografi yang unik menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pengelola salah satu ekosistem terpenting di bumi, tetapi juga sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Masyarakat yang tinggal di pesisir Kota Cirebon, Jawa Barat, diminta mewaspadai potensi rob beberapa hari ke depan.
Tanaman tersebut tidak hanya berupa tanaman hias. Terdapat pula tanaman yang memiliki nilai tambah secara ekonomi dengan media hidroponik.
Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam lebih dari 50.000 pohon mangrove di 14 lokasi berbeda secara serentak.
Para pengurus HAPPI yang baru saja dilantik diharapkan berperan dan ambil bagian dalam kebijakan pembangunan kelautan dan kemaritiman Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved