Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polda Metro Jaya menangkap pelaku begal terhadap seorang calon siswa (casis) Bintara Polri, Satrio, 18, yang mana salah satu tewas ditembak karena melawan saat ditangkap.
"Satu pelaku tewas karena melakukan perlawanan terhadap petugas Jatanras," kata Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKB Imam Yulisdianto saat jumpa pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (16/5).
PN yang ditembak mati tersebut merupakan pelaku utama yang membacok korban Satrio di Jalan Arjuna, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (11/5).
Kepala Subdit 4/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKB Rovan Richard Mahenu mengatakan penangkapan terhadap para pelaku itu dilakukan di lokasi yang berbeda pada Rabu (15/5) dini hari.
Polisi juga terpaksa melakukan penembakan terhadap pelaku lainnya, AY dan MS karena berusaha melarikan diri. "Dua orang harus dilumpuhkan dengan menembak di bagian kakinya," kata Rovan.
Dia menambahkan, para pelaku itu memiliki peran yang berbeda-beda. PN sebagai pelaku utama yang membacok korban, AY berperan sebagai joki, MS bertugas mengawasi lingkungan sekitar, kemudian C berperan menjual motor korban, dan W berperan sebagai penadah atau yang membeli motor korban.
"Pelaku yang meninggal berada di ruang jenazah RS Polri. Kami akan panggil keluarga tersangka untuk menjemput. Sementara empat pelaku lainnya sudah ditahan di Polda Metro Jaya."
Rovan mengingatkan kepada para pelaku kejahatan bahwa aparat kepolisian akan bertindak tegas, khususnya pelaku pembegalan karena Polda Metro Jaya telah berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Sementara itu, dokter spesialis ahli forensik RS Polri, Niken Budi Setiawaty mengatakan pihaknya telah menerima jenazah laki-laki berinisial PN pada Rabu malam dengan luka tembak di bagian dada. "Luka tembak masuk dari depan dan keluar dari mengarah ke kiri belakang," kata Niken. (Ant/J-2)
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan.
TOPAN Fung-wong melanda Filipina bagian barat laut, Senin (10/11), menewaskan setidaknya dua orang. Pengumuman badai membuat 1,4 juta orang mengungsi
Peristiwa baku tembak itu bermula ketika Komando Operasi Habema Kogabwilhan III bergerak menuju Kampung Soanggama, Selasa (14/10) malam.
Kontak tembak berawal saat prajurit menuju ke kampung Soanggama untuk membantu masyarakat yang berada dalam cengkraman KKB.
Komnas HAM menyebut 10 warga sipil menjadi korban meninggal dunia akibat unjuk rasa yang terjadi sepekan terakhir.
Permasalahan tekanan kerja berat adalah fenomena umum yang tidak bisa dijadikan pembenaran perilaku anggota yang mengakhiri hidupnya.
SEORANG anggota polisi Polresta Manado, Sulawesi Utara, ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala dalam sebuah mobil di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
SEORANG kakek berinisial MS (59) ditembak senjata airsoft gun oleh pelaku pencurian sepeda motor di Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Ia mengatakan S yang merupakan pengusaha itu terlihat masuk ke kamar pada Rabu (8/2) dini hari. Setelah itu, S tidak keluar lagi dari kamar hingga ditemukan tewas pada Rabu (8/2) petang.
Gidion menjelaskan korban ditemukan dengan posisi terlentang di lantai dengan luka tembak di dada kirinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved