Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JALAN layang (Flyover) Pesing, Jakarta Barat saat ini tidak bisa digunakan untuk melintas. Hal itu disebabkan separator pembatas jalan yang berhamburan dapat mengakibatkan kecelakaan.
Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Maulana Karepesina mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab hancurnya separator pembatas tersebut.
“Itu masih dilakukan penyelidikan, untuk penyebabnya, karena pagi hari sebelum pengaturan melintasi flyover Pesing, jalur tidak bisa dilalui," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/8).
Baca juga: Delapan Tempat Usaha Dibongkar, Pembangunan Flyover di Sidoarjo akan Tuntas sesuai Target
Ia mengatakan, pihaknya melakukan pengalihan arus yang akan menuju kedua arah.
"Kedua jalur di tutup maka berimbas pada arus lalin yang mengarah Grogol maupun Cengkareng," imbuhnya.
Baca juga: Urai Kemacetan, Tiga Flyover di Sumsel Dibangun Tahun Ini
Sebelumnya, Pukul 07.48 melalui unggahan media sosial Twitter, @TMCPoldaMetro, Satlantas Jakbar bersama Dinas terkait melaksanakan Proses Penanganan, dan Pembersihan Separator Pembatas Jalan yang berhamburan yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di jembatan layang Pesing Jalan Daan Mogot Jakbar. (Z-10)
Penutupan jalan akan difokuskan pada tiga titik utama yang menjadi lokasi pusat kegiatan, yakni Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir 2 Dalam.
Dalam pengaturan lalu lintas tersebut, jalur lambat di sisi timur Jalan HR Rasuna Said ditutup sementara, dimulai dari ujung utara hingga bukaan pertama jalur cepat yang menuju jalur lambat.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengalihan arus lalu lintas dan menyiapkan rute alternatif saat digelarnya kegiatan Reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/12)
Insentif pembebasan tarif di Tol Padaleunyi dan Cipularang akan diberlakukan selama periode pengalihan lalu lintas yang diperkirakan akan dilakukan pada H+5 dan H+6 atau pada 6-7 April 2025.
Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Jodi Indrawan menambahkan, pengalihan arus ini sebagai upaya untuk memperlancar arus lalu lintas.
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas saat pelaksanaan sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI besok. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved