Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA penahanan Jessica Kumala Wongso, tersangka dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, akan segera berakhir, Sabtu (28/5). Namun, berkas perkaranya belum juga dinyatakan lengkap Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.
Salah satu pengacara Jessica, Yudi Wibowo, yakin Kejati tidak menyatakan berkas tersebut lengkap. “Perbuatannya saja tidak bisa dibuktikan. 100 kali bolak-balik juga tidak akan dinyatakan lengkap (P21),” kata Yudi, Selasa (24/5).
Karena tidak ada bukti, Yudi beranggapan penyidik sudah salah menetapkan status tersangka kepada Jessica. Karena itu, Jessica harus dibebaskan. Saat ini, masa penahanan Jessica sudah mencapai 116 hari dan jika melewati 120 hari, penyidik harus melepasnya.
"Kasusnya juga seharusnya dihentikan. Karena sesuai Pasal 76 Peraturan Kepala Polri 14/2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana jika tidak cukup bukti, harus dikeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Silakan saja lanjutkan perkaranya kalau tidak malu,” kata Yudi.
Di sisi lain, Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan perkara tersebut tetap berlanjut meski Jessica sudah tidak ditahan lagi. Menurutnya, bebas dari tahanan bukan berarti lepas dari proses hukum.
Ditanyakan mengenai kemungkinan adanya pelaku selain Jessica, Badrodin hanya mengatakan dirinya yakin pada kerja anak buahnya yang sudah menetapkan Jessica sebagai tersangka.
"Ya kalau dari alat bukti yang kami terima sudah meyakinkan penyidik kalau itu pelakunya, ya kita cari alat bukti yang lain, gitu. Tetapi saya yakin, kita tunggu saja. Kalau terlepas demi hukum masih bisa P21,” ujarnya. (OL-2)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat sejumlah pencapaian sektor aviasi selama periode angkutan Lebaran 13-29 Maret 2026.
PGN menilai kendaraan berbasis CNG menjadi alternatif energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, khususnya di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik.
Terhitung sejak 11-25 Maret 2026 atau H-10 sampai H+4 Lebaran 2026, total volume lalu lintas mencapai 2.875.280 kendaraan.
Fatalitas kecelakaan Lebaran 2026 turun 28%, namun kecelakaan motor dan kelelahan pengemudi masih jadi ancaman utama di arus mudik-balik.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi pada 24 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved