Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) menangkap IL, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara. IL ditangkap lantaran meminta uang kepada Toge alias Toni, bandar narkoba di Medan yang diungkap BNN beberapa waktu lalu. Dengan menjual nama Kepala BNN, IL menjanjikan Toge bebas dari jeratan hukum.
Toge merupakan pengendali narkoba dengan barang bukti 97 kilogram sabu dan 53 ribu pil ekstasi di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumut.
Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan Toge memberikan uang kepada Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Rp8 miliar. Uang tersebut diberikan karena IL menjanjikan Toge akan bebas dari hukuman.
"Dia mengatasnamakan Kepala BNN, dalam artian saya. Nih Kepala BNN minta uang, kamu bisa bebas. Dia minta Rp8 miliar, Toge baru memberikan Rp2,3 miliar," kata Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, kemarin.
Buwas menjelaskan Toge memerintahkan anak buahnya, CC, untuk memberikan uang kontan sebesar Rp2,3 miliar itu kepada IL. Saat bertransaksi, keduanya ditangkap petugas BNN.
Pengungkapan itu, lanjut Buwas, dimulai saat penyidik BNN menelusuri transaksi Toge untuk menjeratnya dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, saat menyelisik aliran dana itu terdapat transaksi mencurigakan dari rekening IL. Dari transaksi itu kemudian diketahui ada aliran dana ke IL dari kasus yang menjerat Toge sebelumnya.
IL saat ini mendekam di tahanan BNN, Jakarta. IL nantinya dijerat dengan pasal pencucian uang. Dari Propam Polri juga sudah periksa yang bersangkutan.
"Kami akan dalami terus kemungkinan siapa saja yang terlibat," janji Buwas.
Di sisi lain, petugas BNN menembak DSJ, 47, seorang bandar yang membawa 150 ribu butir ekstasi. Petugas menembak DSJ karena melawan saat akan ditangkap di sebuah parkiran pusat perbelanjaan di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (21/4). (Mal/J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved