Sabtu 01 Mei 2021, 06:55 WIB

Nekat Antar Pemudik, 2 Bus Ditindak Sudinhub Jakarta Utara

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Nekat Antar Pemudik, 2 Bus Ditindak Sudinhub Jakarta Utara

ANTARA FOTO/Dhemas R
Ilustrasi pemudik dengan bus

 

PETUGAS gabungan yang terdiri dari Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara dan TNI-Polri menggelar Operasi Lintas Jaya dengan menyisir sejumlah terminal bayangan atau terminal ilegal.

Operasi digelar sebagai salah satu langkah penindakan pada momentum pra atau sebelum memasuki masa pengetatan mudik dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Sesuai dengan aturan pemerintah terkait dengan pra masa pengetatan mudik yang dimulai sejak 22 April sampai dengan 24 Mei 2021 kita lakukan Operasi Lintas Jaya dengan menyisir sejumlah terminal bayangan," ujar Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara Agus Prasetiyo, Jumat (30/4) malam.

Operasi yang diawali apel petugas di Kantor Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara dilanjutkan dengan penyisiran sejumlah ruas jalan yang terindikasi terdapat terminal bayangan seperti Jalan RE. Martadinata, Pademangan dan Jalan Raya Bekasi, Kelapa Gading.

Pada lokasi tersebut, petugas menjumpai dua Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tengah menaik-turunkan penumpang tidak pada tempatnya.

"Ada dua bus tujuan Malang dan Cirebon yang kami dapati sedang menaik-turunkan penumpang tidak pada terminal. Masing-masing bus berisi dua dan delapan penumpang," jelasnya.

Baca juga: Ini 4 Risiko jika Anda Memaksa Mudik dengan Travel Gelap

Terhadap kedua bus tersebut, Agus menindaknya dengan sanksi stop operasional. Kedua bus pun ditahan di kawasan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Awak bus kami buatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sedangkan bus kami stop operasional," tegas Agus.

Diketahui, terdapat tiga ketentuan regulasi dalam Adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Ketentuan ini dimulai dengan masa pra pengetatan mudik pada 22 April hingga 5 Mei 2021, masa peniadaan mudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021, serta pasca masa pengetatan mudik pada 18 Mei hingga 24 Mei 2021.(OL-5)

Baca Juga

MI/ Andri Widiyanto

Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, Tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 23:50 WIB
Menurut Anies, penurunan terjadi jika dibandingkan dengan puncak pandemi yang bisa menyentuh sedikitnya 400 pemakaman...
MI/ M Irfan

Anies: 900 Gerai Vaksinasi Merdeka Jangkau Masyarakat

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 21:58 WIB
Menurut Anies, vaksin telah terbukti menurunkan risiko terjadinya fatalitas dan gejala berat jika seseorang terpapar...
MI/ Ramdani

Anies Sebut PPKM Darurat Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 20:30 WIB
"Mari kita teruskan. Saya mengajak kepada semua untuk jangan kendor, ini belum selesai,”...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya