Kamis 08 April 2021, 23:26 WIB

Kemenhub: Nekat Mudik, Kendaraan Bakal Diputar Balik

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Kemenhub: Nekat Mudik, Kendaraan Bakal Diputar Balik

ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN
Personel gabungan melakukan pengawasan untuk kendaraan yang akan mudik di Pintu Tol Serang Timur (27/4)

 

DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menegaskan, pihaknya bersama aparat kepolisian sudah menyiapkan sanksi bagi warga yang tetap nekat mudik lebaran tahun ini. Seperti diketahui, pelarangan kegiatan itu mulai dari 6 hingga 17 Mei mendatang

Budi mengatakan, sama seperti ketentuan perjalanan mudik pada lebaran atau Idul Fitri tahun lalu, Korlantas Polri akan memutarbalikkan kendaraan yang mencoba mudik di jalur darat.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Untuk Guru Capai 99 ribu Dosis

"Sanksi yang akan kami lakukan bersama Kepolisian seperti tahun-tahun yang lalu, bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan dan tidak memenuhi persyaratan itu akan diputar balik," jelas Budi dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (8/4).

Adapun kendaraan yang dilarang berupa jenis mobil bus dan mobil penumpang. Kedua, kendaraan bermotor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil bus, dan sepeda motor, serta kapal angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.

Budi menambahkan, bagi kendaraan travel atau angkutan perseorangan yang digunakan untuk mengangkut penumpang, petugas kepolisian akan melakukan tindakan tegas baik berupa penilangan dan tindakan lain sesuai UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Korlantas Polri sendiri diketahui telah menyiapkan 333 titik penyekatan di jalur darat yang tersebar di sepanjang wilayah Lampung hingga Bali.

"Kemudian menyangkut masalah pengawasan nanti akan dilakukan oleh Polri  dengan membuat pos-pos check point di beberapa daerah," jelas Budi.

Selain Polri, ungkapnya, juga ada penguatan unsur pengawasan larangan mudik dari TNI, unsur Satpol PP dari dinas Kabupaten/kota, unsur dari dinas perhubungan kabupaten/kota dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ. (OL-6)
 

Baca Juga

Dok YKPC

YKPC Tegaskan Punya Legalitas Penguasaan atas Lahan di Depok

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 22:32 WIB
Rudatiyani mengatakan, kliennya merupakan pemilik yang sah atas lahan tersebut berdasarkan kepemilikan atas tanah dan putusan...
Ist/Baznas

BaznasĀ (Bazis) DKI Lepas Duta Imam Tarawih ke Masjid di Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 20:00 WIB
Para calon imam tarawih disyaratkan harus memenuhi beberapa kriteria diantaranya adalah memiliki hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz,...
Antara

Sinar Siap Dirilis, Polri Jamin Warga Semakin Mudah Urus SIM

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 11 April 2021, 19:06 WIB
Aplikasi Sinar dapat mempermudah keperluan masyarakat untuk pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A maupun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya