Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Iluni FTUI Cindar Hary Prabowo menegaskan, tanpa normalisasi sungai masalah banjir tak mungkin bisa diatasi. Program resapan air di permukaan tanah hanyalah penunjang untuk mengurangi volume air hujan yang menggenang dipermukaan tanah. Namun limpasan air hujan yang tidak terserap akhirnya ke laut melalui 13s sungai yang melintas Jakarta.
Cindar menjelaskan, hampir semua halaman rumah di Jakarta sudah tertutup dengan semen. Selain itu, puluhan ribu rumah tidak punya halaman untuk membuat sumur resapan. Padahal, banjir bukan hanya karena curah hujan ekstrim di Jakara tetapi juga luapan air 12 sungai sejak di hulu. Bahkan di sepadan sungai pun telah berdiri ribuan rumah. Karena itu, lulusan Teknik Sipil UI ini menyarankan agar Pemprov DKI untuk segera melakukan normalisasi sungai, selain tetap menjalankan program meresapkan sebagian air di dalam tanah.
"Tak ada solusi lain untuk mengurangi Banjir Jakarta, Pemprov DKI harus segera melakukan normalisasi sungai. Tidak perlu gengsi ini adalah program gubernur sebelumnya. Tapi yang harus dijalankan oleh Pemprov DKI adalah mengurangi banjir yang rutin terjadi dan belum optimal penanggulangannya" ujar dia dalam keterangan terulisnya, Senin (22/2)
iCindar mrenduga ada kekhawatiran Gubernur DKI dianggap melanggar janji kampane jika terpaksa menggusur warga yang tinggal di bantaran sungai. Namun, hal ini bisa diatasi jika pemprov DKI menyediakan terlebih dulu rumah tinggal yang lebih baik bagi warga yang akan digusur. Menurutnya, Pemprov bisa membangun apartemen atau rusun di lahan kosong milik pemprov atau swasta di dalam atau di sekitar Jakarta sebagai pengganti rumah warga yang tergusur. Menurut Cindar, warga akan merasa lebih nyaman jika bisa tetap tinggal tak jauh dari rumah mereka dahulu karena berbagai sebab, diantaranya soal tempat kerja dan usaha. Namun, dengan banyak moda transportasi massal, masalah ini bisa diatasi.
"Dengan ada trans Jakarta, Komuter dan transportasi massal lainnya, jarak 10-15 km, warga akan cepat sampai ke lokasi kerja atau usaha mereka. Apalagi jika rusun atau apartemen dibangun di Jakarta. Ini hanya bagaimana mencari win-win solution, misalnya luas rumah warga di bantaran sungai diganti dengan 2 kali luas rusun yang akan mereka miliki nanti, dan warga tidaj kebanjiran lagi"tandasnya (,OL-13)
Kementerian PU menurunkan tujuh alat berat untuk normalisasi sungai guna mencegah banjir susulan.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memfokuskan upaya pengendalian banjir melalui pembangunan tanggul dan sabo dam.
Upaya normalisasi sungai dinilai belum berjalan maksimal sehingga ancaman luapan air masih terus menghantui permukiman warga di Tapanuli Tengah, terutama saat curah hujan tinggi.
PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik strategis.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved