Senin 28 September 2020, 04:30 WIB

Pemkot Biarkan Bangunan tanpa IMB

KG/J-1 | Megapolitan
Pemkot Biarkan Bangunan tanpa IMB

MI/KISAR RAJAGUKGUK
Bangunan tanpa IMB yang berdiri di garis sempadan sungai seberang GPE Sukmajaya Depok belum ditertibkan petugas Satpol PP di Depok, kemarin.

 

WARGA mempertanyakan keseriusan Pemkot Depok menghentikan dan membongkar bangunan tanpa IMB yang melanggar garis sempadan Sungai Kumpa, anak Sungai Ciliwung.

Bangunan itu berada di Kampung Seran, RT 05/05, per­sis di seberang bagian belakang Perumahan Gema Pesona. “Bangunan yang masuk wilayah air mengalir di Kali Kumpa kok masih terus berlanjut, ya?” kata seorang warga, kemarin.

Berdasarkan pantauan, pembangunan bangunan di badan sungai itu terus berlangsung. Terlihat sejumlah tukang mengerjakan bangunan tersebut. Terlihat juga bahan-bahan bangunan, seperti batu kali, batu bata, semen, pasir, bambu, dan balok-balok kayu. Tebing di tepi sungai sudah dipapas. Pohon-pohon bambu yang berfungsi menahan longsor juga sudah ditebang.

Warga menyebut Pemkot Depok tidak punya nyali menghentikan pembangunannya dan membongkarnya. “Mungkin pemilik bangunan bukan orang biasa, melainkan punya pengaruh di pemkot,” tambah warga tadi.

Warga khawatir sekali bangunan tersebut kelak membawa bencana. “Aliran sungai terhambat. Ini masih belum musim hujan. Kalau musim hujan nanti, air sungai naik ke permukaan menggerus bantaran sungai di wilayah perumahan. Bisa longsor,” ujarnya.

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pun mendorong Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok Dedi Supan­di agar menegur anak buahnya yang abai terhadap garis sempadan sungai.

“Pjs Wali Kota harus memerintahkan Satpol PP membongkar bangunan tanpa IMB,” kata Kepala Keasisten­an Pemeriksa 7 ORI Ahmad Sobirin.

Bukan hanya Satpol PP, ORI juga mendorong Pjs Wali Kota agar menegur Dinas PUPR Kota Depok lantaran membiarkan bangunan itu berdiri.

Sobirin juga mengingatkan Dinas PUPR dan Satpol PP agar tidak saling lempar tanggung jawab.
“Membangun tanpa IMB dan melanggar garis sempadan sungai itu bisa dikategorikan pelanggaran pidana,” katanya. (KG/J-1)

Baca Juga

Antara

55,9% Kasus Harian Covid-19 Berasal dari DKI

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:54 WIB
Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 2.248 pada Kamis...
ANTARA FOTO/Chairul R

Ada Layangan dari Mancanegara Lho di Museum Layang-Layang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:26 WIB
Layang-layang yang berasal dari berbagai belahan dunia ini didapat karena pemberian atau cindera mata ketika pengelola Museum Layang-layang...
MEDCOM

Lima Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Japek

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:20 WIB
Kecelakaan beruntun itu terjadi saat bus PO Bina Sejahtera Guvilli yang dikemudikan Asep Kurnia melintas di lajur tiga, dari arah Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya