Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT Reskrim Polsek Tambora meringkus dua pelaku pengganjal atm yang tengah beraksi di sebuah minimarket di Jalan Kh Mansyur, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (7/8) pagi.
Kapolsek Tambora Kompol Iver soon Manosoh mengatakan anggotanya mengamankan dua pelaku berinisial WS, 36, dan SI, 34. Sedangkan, 3 pelaku lainnya yang menunggu di mobil depna minimarket langsung melarikan diri sesaat setelah melihat rekannya diamankan oleh polisi dan warga sekitar.
Pasalnya, di waktu yang bersamaan, pimpinan Kanit Reskrim AKP Suparmin dan Panit Reskrim Ipda Gusti Astawa melakukan observasi dan mencurigai sebuah mobil yang terparkir di sebuah minimarket.
"Berbekal kecurigaan tersebut kemudian anggota melakukan pengintaian dan benar didapat dua orang sedang mengganjal atm," ujar Iver soon Manosoh, Sabtu (15/8).
Baca juga: Belajar Dari Medsos, Tiga Orang ini Ganjal Mesin ATM dengan Obeng
Adapun kronologinya, korban yang ingin mengambil sejumlah uang di mesin anjungan tunai (atm) tiba-tiba tidak bisa keluar/terganjal. Pelaku yang sedang mengantre di belakang korban kemudian berpura-pura ingin membantu korban, sedangkan pelaku lainnya mengecoh korban hingga tak sadar atm miliknya sudah ditukar.
Ketika korban tersadar itu bukan atm miliknya kemudian korban berteriak hingga terjadi keributan.
Sementara itu di tempat lain, kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Suparmin, sudah melakukan pengintaian kemudian masuk ke dalam minimarket dan mengamankan pelaku.
Kini, ketiga pelaku yang masih buron akan dilakukan pengejaran. Sementara pelaku yang berhasil diamankan akan dikenakan Pasal 363 KUHP.(OL-5)
Cek lokasi ATM Bank Mandiri dan BNI yang menyediakan pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026.
Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, namun gagal ke final Piala Raja karena kalah agregat 3-4. Simak analisis Hansi Flick di sini.
Pahami apa itu ATM dan 7 fungsi pentingnya selain tarik tunai, mulai dari setor tunai hingga bayar tagihan. Simak panduan lengkap dan aman di sini.
OJK menegaskan tidak ada indikasi penarikan dana masyarakat secara masif dari perbankan saat demonstrasi belakangan ini.
Terlihat ada bukti transaksi pelaku menggunakan ATM korban ke rekeningnya. Pelaku ZA berhasil membawa uang tunai korban sebesar Rp10 juta, sedangkan Rp40 juta ditransfer ke rekening pelaku.
Keberadaan ATM dianggap masih tetap diperlukan, terutama sebagai cash point atau titik akses utama untuk kebutuhan tarik tunai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved