Senin 03 Agustus 2020, 11:47 WIB

Tak Efektif Kurangi Antrean KRL, Bus Gratis Dihilangkan Bertahap

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Tak Efektif Kurangi Antrean KRL, Bus Gratis Dihilangkan Bertahap

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Penumpang duduk di dalam bus milik Pemprov DKI Jakarta di Stasiun Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

BADAN Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan memutuskan mengurangi keberadaan bus gratis di stasiun-stasiun KRL secara bertahap hingga Desember 2020.

"Bus gratis tetap dipertahankan hingga akhir tahun 2020, namun keberadaannya secara bertahap akan dikurangi," kata Kepala BPTJ Polana B. Pramesti dalam keterangan resminya, Senin (3/8).

Pengurangan bus gratis ini lantaran kehadirannya kurang diminati masyarakat khususnya untuk mengakomodir kelompok masyarakat yang sangat bergantung pada KRL karena kemampuan finansial yang terbatas manakala mereka tidak tertampung sebagai bagian dari penegakan protokol kesehatan.

"Pengurangan bus dilakukan dengan tetap mempertimbangkan dinamika kondisi yang terjadi di setiap saat," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui BPTJ dan Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan DKI meluncurkan bus gratis guna mengurangi antrean KRL.

Baca juga: DKI Siapkan 50 Bus Gratis bagi Warga Bodetabek

Sejauh ini kebijakan pemerintah untuk menangani permasalahan tersebut dengan menyediakan bus gratis setiap Jumat sore dan Senin Pagi sejak Mei lalu. Setelah dilakukan evaluasi, dipandang perlu kebijakan yang lebih komprehensif agar terwujud solusi berkelanjutan terhadap permasalahan tersebut.

Polana menjelaskan evaluasi yang melibatkan berbagai pihak di antaranya para pakar/pemerhati transportasi telah berhasil memetakan karakteristik pengguna KRL.

"Hasil pemetaan ini menjadi landasan kami dalam menyusun kebijakan yang lebih menyeluruh dan tentunya juga mempertimbangkan kemungkinan pandemi masih berlangsung lama," jelas Polana.

Oleh karena itu, kebijakan yang diambil pada prinsipnya harus mampu menjamin ketersediaan layanan transportasi dengan tetap menegakkan protokol kesehatan, menjangkau keseluruhan segmen masyarakat serta berdampak positif pada aspek keberlanjutan layanan transportasi itu sendiri.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan Minat Baca dan Literasi, Bale Buku Jakarta Diresmikan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 07 Mei 2021, 22:49 WIB
Bale Buku Jakarta yang diresmikan akan menjadi sarana bagi masyarakat di wilayah setempat  agar lebih mudah mendapatkan akses...
Antara

Pemudik Pakai Ambulans untuk Kelabuhi Petugas

👤Ant 🕔Jumat 07 Mei 2021, 22:06 WIB
Saat dimintai keterangan penumpang tersebut berkilah menumpang ambulans karena alasan keluarga sakit dan...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

515 Pemohon Ajukan SIKM di Jakarta, Hanya 65 yang Disetujui

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 07 Mei 2021, 20:45 WIB
Dari jumlah tersebut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, hanya 65 permohonan yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya