Sabtu 13 Juni 2020, 14:45 WIB

Ancol Perkirakan Pengunjung di Hari Pertama Buka Tidak Ramai

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Ancol Perkirakan Pengunjung di Hari Pertama Buka Tidak Ramai

MI/ANDRI WIDIYANTO
Taman Impian Jaya Ancol

 

Objek wisata Taman Impian Jaya Ancol akan buka pekan depan, yakni Sabtu, 20 Juni. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk kembali menyambut pengunjung di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Teuku Sahir Syahali menegaskan seluruh protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat di wilayah tempat wisata Ancol. Misalnya restoran di pantai yang buka hanya 50%, jaga jarak khususnya di antrean minimal 1 meter, memastikan pengunjung untuk memakai masker, dan kapasitas wahana permainan yang diisi hanya 50%.

Syahir menyebut penjualan tiket secara daring turut membantu dalam mengawasi jumlah pengunjung. Menurutnya, apabila tiket yang terjual untuk satu tanggal tertentu sudah memenuhi jumlah maksimal pengunjung, pihaknya langsung dapat menutup penjualan tiket untuk tanggal tersebut.

"Di gerbang Dufan ini ada pengaturan flow-nya. Kami atur dari awal flow tersebut dengan marka 2 meter. Ada juga penggunaan mesin tiket tap karena kami akan menjual karcis masuk secara online.

Baca juga: Transjakarta Siagakan Ribuan Petugas Selama Pandemi

Dufan ini kapasitasnya 15 ribu orang, tapi kami akan menjual tiket maksimal 5 ribu. Jadi, hanya 30%, tidak sampai 50%. Kami akan melihat dan evaluasi dulu. Kalau 30% tidak bisa kami kontrol, bakal kami kurangi kembali," ujar Sahir dalam diskusi daring Tempo.co bertajuk "Wisata vs Corona", Sabtu (13/6).

Namun, Syahir memprediksikan jumlah pengunjung tidak akan ramai di hari pertama buka setelah tiga bulan tutup akibat pandemi covid-19. Hal itu disebabkan pengunjung masih khawatir terhadap wabah covid-19.

Prediksi itu berkaca dari sejumlah tempat hiburan di Kota Wuhan, Tiongkok. Menurutnya, saat buka kembali setelah tiga bulan mengalami lockdown, tempat hiburan hanya didatangi 10% pengunjung.

"Jadi, kami selalu memantau Wuhan saat pertama Covid-19 muncul di sana untuk antisipasi. Nah, saat lockdown sudah dibuka, di tempat wisatanya itu pengunjungnya pertama-tama hanya 10%. Tapi lama-lama naik menjadi 30%," pungkasnya. (OL-14)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

dok.ist

Milenial Fest Jabodetabek Gemakan Ganjar Pranowo Presiden 2024

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 14:42 WIB
RELAWAN Ganjar Milenial Jabodetabek berhasil menggaet ribuan mahasiswa dan milenial untuk masuk ke dalam barisan pendukung aspirasi...
Antara

Bertemu Menlu Jepang, Anies: Dia Teman Lama

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 14:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta itu sudah mengenal Menlu Jepang Yoshimasha Hayashi sejak 14 tahun lalu. Tepatnya, sejak melakukan kunjungan kerja...
HO

BMI DKI Beri Ruang Anak Muda Berkreasi dan Berekspresi Dalam Politik

👤Widhoroso 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 13:54 WIB
BMI DKI Jakarta meneguhkan tekad untuk terus membangun gerakan dan membuka ruang seluas-luasnya bagi para pemuda berkreasi dan berekspresi,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya