Senin 25 Mei 2020, 20:27 WIB

Selama Idulfitri, Kualitas Udara Jakarta Membaik

Ant | Megapolitan
Selama Idulfitri, Kualitas Udara Jakarta Membaik

Antara
Ilustrasi

 

DINAS Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengemukakan kualitas udara di Ibu Kota semakin baik saat Idulfitri dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Disimpulkan, kualitas udara Lebaran 2020 paling baik dibandingkan Lebaran 5 tahun ke belakang,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5).

Andono mengatakan, kondisi udara Jakarta yang membaik itu dibuktikan dengan hasil pemantauan baku mutu kualitas udara dan kandungan polutan dengan parameter particulate matter (PM) 2.5.

Secara keseluruhan rata-rata PM 2.5 kualitas udara di Jakarta sebelum dan saat Idulfitri memenuhi baku mutu PM 2,5, yaitu di bawah 65 µg/m³.

Sedangkan, konsentrasi polutan karbon monoksida (CO) menjelang dan saat Idul Fitri 2020 menunjukkan angka yang relatif kecil.

"Hal tersebut dikarenakan sumber utama CO dari sektor transportasi sudah berkurang sejak diterapkannya PSBB sehingga konsentrasi CO sangat rendah dan memenuhi Baku Mutu kurang dari 9 µg/m³," imbuhnya.

Andono membandingkan kondisi udara Jakarta pada saat Lebaran 2019 yang menunjukkan bahwa pada tahun ini terjadi perbaikan kualitas udara dengan menurunnya kandungan baik dari konsentrasi PM maupun polutan di udara.

Untuk konsentrasi PM 2,5 pada Lebaran 2020 tercatat menurun sebanyak 28%, selanjutnya PM 10 sebesar 23%, polutan CO menurun sebesar 8 persen, polutan Nitrogen Dioksida (NO2) sebesar 13%, Belerang Dioksida (SO2) sebesar 4% dan terakhir kandungan Ozon (O3) atau oksigen reaktif menurun sebesar 41%.

Hasil tersebut berasal dari 6 Sistem Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang berada di titik-titik Bundaran HI (DKI-1) di Jakarta Pusat  peruntukan roadside, Kelapa Gading (DKI-2) ffi Jakarta Utara peruntukan pemukiman, Jagakarsa (DKI-3) di Jakarta Selatan peruntukan pemukiman, Lubang Buaya (DKI-4) di Jakarta Timur peruntukan pemukiman, Kebon Jeruk (DKI-5) di Jakarta Barat peruntukan pemukiman dan 3 unit SPKU mobile.

Andono menyebutkan perbaikan kualitas udara pun terlihat dari langit biru di Jakarta yang diabadikan oleh masyarakat Ibu Kota di media sosial. (OL-8).

Baca Juga

MI/Ramdani

73,8 Persen Masyarakat Puas dengan Penyelenggaraan Mudik 2022

👤Yakub Pryatama W 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:18 WIB
Kepuasan masyarakat tersebut tergambar dalam hasil survei yang dilakukan sejak tanggal 5 hingga 10 Mei 2022, 73,8% masyarakat Indonesia...
Ilustrasi

Kota Depok Diterjang Angin Puting Beliung, 51 Rumah Rusak

👤Kisar Rajaguguk 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:12 WIB
Di Kecamatan Sawangan, sekitar 49 rumah serta tempat usaha rusak parah. Tembok, genteng dan plafon hancur hingga berjatuhan ke...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

3,7 Juta Warga di Jakarta Sudah Divaksin Booster

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 16 Mei 2022, 11:31 WIB
Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya