Senin 11 Mei 2020, 13:42 WIB

TSP DKI: Perombakan Tetap Harus Jaga Nilai Sejarah Sarinah

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
TSP DKI: Perombakan Tetap Harus Jaga Nilai Sejarah Sarinah

Antara
Rencana renovasi Sarinah

 

KETUA Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta Bambang Eryudhawan mengatakan saat ini gedung Plaza Sarinah belum berstatus cagar budaya.

Sebabnya, status cagar budaya masih dalam proses pengajuan untuk mendapat penetapan dari Gubernur DKI Jakarta. Namun demikian, Bambang menegaskan perlakuan renovasi gedung itu harus tetap mempertimbangkan pendekatan status cagar budaya.

Sebabnya, hal ini untuk melindungi bangunan bersejarah tersebut dari pengrusakan saat proses renovasi berlangsung.

"Jadi ketika dia diduga sebagai cagar budaya, UU mau memberikan ruang dan tempat untuk berpikir sehingga selama pemerintahnya masih berpikir-pikir ini cagar budaya apa tidak, dia terlindungi juga gitu loh. Ini kayanya cagar budaya tapi tunggu keputusan gubernur atau wali kota. Misalnya keputusan gubernur dalam waktu enam bulan itu tapi sudah dirusak, kan soal itu," ungkap Bambang saat dihubungi, Senin (11/5)

Namun, hingga saat ini Bambang mengaku belum menerima dokumen pengajuan sidang renovasi gedung Plaza Sarinah. Ia juga belum menerima desain baru gedung yang ditargetkan dimulai konstruksi renovasinya pada bulan depan itu.

Baca juga :Manajemen McD Sarinah Kena Teguran Keras Satpol PP

"Belom ada tanda-tanda. Kalau sekarang kan sidangnya online nih. Saya baru lihat di Facebook indikasi pemohonnya dari Sarinah belum ada. Kalau sudah (pasti) dikirim," tutur Bambang.

Bambang pun menegaskan pihaknya tidak pernah menolak gedung cagar budaya untuk direnovasi maupun dipugar. Namun, dalam prosesnya harus mematuhi kaidah pemugaran cagar budaya dan tidak merusak maupun mengubah sehingga mengubah dari nilai sejarah yang dikandung bangunan tersebut.

"Kita dukung tapi bagaimana menyisakan atau memastikan aspek-aspek keunggulan Sarinah pada tahun 60an itu tetap terjaga, di bawa ke masa yang akan datang. Bersama aspek-aspek baru yang diperkenalkan dalam desain yang sekarang itu untuk akomodasi kebutuhan yang baru. Karena tidak murni jalan sendiri yang baru tapi bawa aspek aspek lama. Kombinasilah," tegasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Caketum Hipmi Jakarta Timur Ini Bertekad Jadikan Velodrome Ruang Kreatif di Jakarta

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 22:33 WIB
Arif mengungkapkan, memiliki visi untuk mengembangkan velodrome dan kawasan strategis lainnya di Jakarta Timur agar dapat menjadi destinasi...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Tunjuk Sahroni jadi Ketua Pelaksana Formula-e, Anies: Berpengalaman

👤Mediaindonesia 🕔Senin 29 November 2021, 20:55 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu juga menjadi ketua perkumpulan mobil listrik yang sesuai dengan ajang balap Formula...
dok.wikipedia

Ruhut Laporkan Oknum Anggota Polres Jakarta Utara Ke Kapolri

👤Selamat Saragih 🕔Senin 29 November 2021, 20:31 WIB
OKNUM anggota Polres Jakarta Utara dilaporkan ke Kapolri karena tidak profesional dalam menanggani...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya