Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menerapkan physical distancing di lokasi pengungsian untuk mencegah penularan covid-19.
Satpel Sistem Informasi UPT Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI, R. Aju Eko Suprapti, mengatakan penerapan physical distancing menyebabkan pembatasan kapasitas maksimal di lokasi pengungsian. Mengingat, setiap orang harus menjaga jarak minimal satu meter.
Pihaknya kemudian mendata lebih banyak tempat yang bisa dijadikan lokasi pengungsian. "Physical distancing tetap dijaga di lokasi pengungsian dengan membuat jarak satu meter antar individu, kecuali ibu bersama balita,” ujar Aju saat dihubungi, Selasa (28/4).
Baca juga: Ini Prosedur Rapid Test Covid-19 di DKI
“Karena itu ada pembatasan jumlah pengungsi di tempat pengungsian. Sehingga, dibutuhkan lokasi pengungsi yang lebih banyak agar tidak terjadi penumpukan," imbuh Aju.
Saat ini, lokasi pengungsian yang tersedia masih cukup menampung korban bencana banjir. Namun jika dibutuhkan lokasi tambahan, BPBD siap berkoordinasi dengan aparat wilayah untuk meningkatkan jumlah posko pengungsian.
Pengungsi tidak hanya mendapat logistik berupa konsumsi, namun juga vitamin untuk tetap menjaga imunitas. Protokol kesehatan tetap diterapkan, seperti pengungsi dan petugas diwajibkan menggunakan masker.
Baca juga: Sebut DKI Episentrum Covid-19, Anies: Risiko Penularan Meluas
Lokasi pengungsian juga disemprot dengan cairan disinfektan. Petugas Dinas Kesehatan pun dilibatkan untuk memeriksa kondisi pengungsi. "Peningkatan imunitas para pengungsi perlu diperhatikan. Sterilisasi lokasi pengungsi dengan desinfektan juga dilakukan. Berikut cek kesehatan pengungsi secara rutin," paparnya.
Akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta Senin (27/4) kemarin, sejumlah wilayah di Ibu Kota tergenang banjir, termasuk Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat. Banjir disebabkan curah hujan tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan. Total sebanyak 20 warga mengungsi di Kelurahan Kembangan Utara. Sebelumnya ada 65 orang warga mengungsi, namun sebagian sudah kembali ke rumah pascabanjir surut.(OL-11)
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved