Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mengintensifkan penyelidikan merebaknya klinik aborsi yang berada dalam satu jaringan dengan klinik aborsi Namora di Jalan Paseban, Jakarta Pusat. Polisi sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dari klinik aborsi Namora yakni dokter A, staf dokter S, dan bidan RM.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan praktik klinik aborsi Namora memiliki jaringan dengan sejumlah klinik aborsi lain. Mereka mendapatkan orderan melalui promosi para bidan lewat website.
"Setiap bidan punya alamat akun sendiri-sendiri, namun mereka bermitra," terang Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (20/2).
Seorang pasien yang ingin melakukan aborsi, mula-mula menjalin komunikasi dengan bidan. Setelah mencapai kesepakatan, eksekusi dilakukan di klinik Namora.
Namun, apabila pasien di klinik Namora sedang penuh, kata Yusri, akan diarahkan ke klinik lain. Pascaterbongkarnya klinik Namora, Jumat (14/2), semua klinik mitra langsung tiarap. (Tri/J-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved