Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mendorong agar bangunan liar di bantaran kali, khususnya di Kali Ciliwung, ditertibkan.
Menurutnya, ia hanya akan memprioritaskan pembebasan lahan yang memiliki surat-surat dan dokumen kepemilikan lahan yang lengkap.
"Ya tentunya yang kita bereskan yang ada suratnya dulu. Kalau sudah ada suratnya kan jelas hak miliknya, nah itu yang kita proses," kata Juaini di Balai Kota, Senin (10/2).
Sementara itu, untuk penertiban bangunan liar di bantaran kali, ia menyerahkan kepada pemerintah wilayah setempat.
Ia pun akan berkoordinasi dengan pemerintah wilayah seperti wali kota, camat, dan lurah untuk mendorong penertiban bangunan liar.
Baca juga: Pemprov Terlalu Sibuk Event Balapan
Sebab, jika tidak ditertibkan, bangunan liar dapat menghambat proses normalisasi kali yang akan dilanjutkan tahun ini.
"Kalau yang enggak ada suratnya nanti serahkan yang wilayah deh, punya wilayah, camat, tingkat wali kota. Iya nanti kita koordinasi sama pihak wilayah deh, camat, wali kota, supaya bantu dirapikan," ujarnya.
Sementara itu, tahun ini, ada dana sebesar Rp160 miliar dari APBD DKI untuk pembebasan lahan 118 bidang guna melanjutkan normalisasi kali.
Terbuka kemungkinan anggaran itu bisa ditambah karena kebutuhan lahan masih banyak. Namun, hal itu masih harus melihat neraca keuangan APBD.
Di sisi lain, untuk proses pembebasan lahan, Juaini menyebut masih menunggu proses pembayaran PBB selesai.
"Maret mereka mulai bayar PBB nah itu kita tunggu selesai. Sudah gitu baru kita proses bayar," ungkapnya. (OL-1)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek normalisasi tiga sungai akan dimulai tahun ini menyusul terjadinya banjir hebat di Jakarta beberapa hari terakhir.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
Langkah seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) hanyalah satu dari sekian instrumen penanganan, bukan solusi tunggal.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved