Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Jakarta Barat masih menyelidiki penyebab runtuhnya gedung empat lantai di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Lima orang saksi sudah diperiksa di polres Jakarta Barat hingga sore ini.
"Untuk penyebab runtuhnya masih kami selidiki, saat ini dari polres sudah memeriksa lima orang saksi termasuk pemilik gedung," ujar Kasatreskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi.
Penyidik, sambungnya, juga memeriksa perizinan dan dokumen izin mendirikan bangunan (IMB) tersebut. Gedung yang dibangun sejak 1995 tersebut juga diperiksa oleh Laboratorium Forensik Mabes Polri terkait perawatan gedung.
"Itu masih didalami," tuturnya, Senin (6/1).
Baca juga : Pemilik Ruko yang Ambruk di Slipi Diduga Lalai Lakukan Perawatan
Sementera itu Area Koordinator Alfamart Wahyu Kusnandar mengatakan dua lantai di gedung yang pihaknya sewa tersebut dibiarkan kosong dan tidak terpakai. Pada lantai tiga dan empat gedung itu memang tidak dilakukan perawatan.
"Di lantai itu memang tidak digunakan kami hanya menggunakan lantai satu dan dua," ucapnya.
Pada saat kejadian Wahyu tidak berada di tempat dan menerima laporan dan rekan kerjanya setelah gedung runtuh. Dia mengaku baru mengetahui jika gedung tersebut miring.
"Saya langsung tanya ada korban atau tidak," imbuhnya.
Sebelumnya, gedung yang digunakan sebagai gudang dan minimarket runtuh itu sekitar pukul 09.00 Wib. Kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang luka dan lima lainnya sempat dievakuasi karena terjebak dalam gedung. (OL-7)
Sektor bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Bangunan berperan besar dalam isu perubahan iklim, dengan kontribusi hampir 40% terhadap emisi karbon global.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
Pemerintah juga akan melakukan audit keuangan pesantren calon penerima bantuan. Menurut Muhaimin, dana segar tidak akan diberikan kepada pesantren yang mampu merenovasi gedung.
Sektor bangunan di Indonesia, saat ini, menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan penggunaan pendingin sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved