Sabtu 10 Agustus 2019, 09:25 WIB

Lagi, Penipuan Rumah Mewah Diungkap

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Lagi, Penipuan Rumah Mewah Diungkap

MI/BARY FATHAHILAH
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (kanan) didampingi Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto (tengah)

 

SINDIKAT kejahatan properti kembali diungkap kepolisian. Modusnya berupa penipuan jual-beli rumah mewah melalui notaris palsu.

Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa belasan korban dengan kerugian mencapai Rp200 miliar lebih.

"Kasus ini korban ingin jual rumah Rp15 miliar di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelaku melakukan bujuk rayu sehingga berhasil mendapatkan keuntungan sampai Rp5 miliar dengan menggadaikan sertifikat asli," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

Argo memaparkan, sindikat itu melancarkan aksinya dengan mengincar rumah mewah yang ingin dijual pemiliknya. Para pelaku memiliki peran berbeda guna menyakinkan korbannya.

"Korban ini ingin menjual rumah dan menghubungi agen properti (pelaku), dia itu menyakinkan korban agar menitipkan sertifikat asli berserta identitasnya di notaris agar dicek ke BPN," papar Argo.

Ada tiga pelaku yang berhasil ditangkap, jelas dia, yaitu DH yang berperan sebagai calon pembeli, DR berperan sebagai notaris, dan S sebagai pelaku yang melakukan proses balik nama atau pemalsuan sertifikat rumah tersebut.

Sementara itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto, menjelaskan sindikat yang dipimpin pelaku DH terungkap dari laporan korban berinisial VYS. Korban merasa tertipu dalam transaksi jual-beli rumah.

"Korban melaporkan karena sertifikat rumahnya telah dibalik nama oleh sindikat mafia properti ini," ujarnya.

Suyudi menjelaskan, dalam proses jual-beli rumah, korban mendatangi kantor notaris sesuai arahan pelaku DH di kawasan Kompleks Wisma Iskandarsyah Raya. Di sana, korban disambut pelaku, DR, dan terjadi kesepakatan menjual rumah seharga Rp15 milliar.

"Setelah ada penyerahan terjadi PPJB. Sertifikat itu diubah dan dipalsukan oleh DR, artinya properti digeser atau hilang diganti dengan nama saudari DH," pungkasnya.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 378, Pasal 372, Pasal 263 dan Pasal 266, serta TPPU dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kasus kedua

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil, bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, menaruh perhatian serius atas terbongkarnya sindikat penjual properti mewah.

Ada dugaan sindikat bekerja sama dengan lembaga pembuatan sertifikat yang mengakibatkan tiga pemilik properti bernilai Rp214 miliar di Jakarta Selatan menjadi korban. Sertifikat mereka diagunkan sindikat ke bank dengan memperoleh kredit senilai Rp45 miliar.

Gatot Eddy Pramono menegaskan, pihaknya akan terus mengungkap mafia properti.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pak Menteri (ATR)," kata Gatot seusai menerima kunjungan Sofyan Djalil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/8).

Sofyan mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan apresiasi atas keberhasilan Subdit Harta Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kejahatan dengan modus menggandakan sertifikat klien yang hendak menjual propertinya. "Saya datang mau mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda dan jajaran karena telah menangkap mafia tanah yang menggunakan sertifikat-sertifikat tanah untuk menipu," cetus Sofyan.

Supaya tidak ada lagi oknum yang bisa memalsukan sertifikat tanah, lanjut Sofyan, pihaknya akan memperbaiki kinerja di Kementerian ATR/BPN. "Kalau ada (ditemukan hal serupa), berarti kami juga perlu memperbaiki supaya nanti masyarakat mempunyai kepastian hukum." (J-3)

Baca Juga

Ist

Jakarta Kulinary Edition Digelar dengan Usung Tema 'Delicious Culinary'

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:34 WIB
Kuningan City Mall mengajak dan mengundang seluruh pecinta kuliner untuk dapat menikmati beragam makanan dengan cita rasa yang...
Antara/Fauzan.

Ini Program Anies dalam Pembangunan Sejumlah Fasilitas bagi Pesisir

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:02 WIB
Ada pula pembangkit listrik dikerjakan berdasarkan solar atau tenaga matahari. Pembangunan fasilitas juga meliputi kesehatan dan...
Medcom/Cindy Ang

Penumpang KRL Naik 10%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 13:36 WIB
Pada September tercatat rata-rata volume harian sebanyak 673.915...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya