Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBAGIAN unit rumah dengan uang muka atau down payment (DP) Rp0 akan dilakukan pertengahan hingga akhir Agustus mendatang.
Pembangunan unit rumah dari program perumahan murah yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu telah mencapai 100% sehingga sudah siap huni.
Sementara itu, dari proses seleksi dan verifikasi administrasi sudah ada 899 dari 1.790 kepala keluarga yang lolos dan menjadi prioritas pertama kepemilikan rumah DP Rp0 dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta.
Selanjutnya, 899 KK tersebut akan direkomendasikan mengajukan kredit perumahan rakyat ke Bank DKI guna mendapatkan unit rumah DP Rp0 yang berlokasi di Klapa Village, Jakarta Timur.
"Unit gedung sudah selesai dibangun oleh PD Sarana Jaya dan sudah siap huni. Sementara itu proses seleksi dan verifikasi dokumen sudah selesai. Sebanyak 899 KK masuk ke dalam prioritas pertama mendapatkan unit hunian yakni selain kriteria penghasilan, kepemilikan aset, mereka yang berada di prioritas pertama adalah yang sudah berkeluarga," kata Kepala Unit Pengelola Teknis Fasilitasi Kepemilikan Rumah Sejahtera DPRKP DKI Dzikran Kurniawan dalam konferensi pers di Balai kota, Rabu (24/7).
Baca juga: Rumah DP Rp0 Dibandrol Rp184 juta hingga Rp310 juta.
Pembagian kunci dan pemilihan unit rencananya akan dilakukan mulai Sabtu (27/7) hingga Minggu (4/8).
Pendaftaran untuk memiliki unit hunian berbentuk rumah susun sederhana milik (rusunami) itu telah dimulai pada November lalu dan sebanyak 2.359 orang telah mendaftar dan meloloskan 1.790 orang dalam seleksi administrasi.
Sementara itu, status unit hunian akan menjadi milik warga dengan Sertifikat Hak Milik (SHM). Hal ini sesuai Peraturan Gubernur No 132/2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah susun milik.
Dalam poses seleksi administrasi, Dzikran menjelaskan terdapat beberapa proses verifikasi yang dilakukan dengan melihat data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI terkait jumlah keluarga serta data di Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI terkait penghasilan dan kepemilikan aset.
Sebab, salah satu persyaratan untuk memiliki rumah DP Rp0 adalah di antaranya penghasilan suami istri yang harus berada pada rentang Rp4 juta sampai Rp8 juta.
"Selain itu, kita lihat apakah dia sudah memiliki aset tanah atau rumah atau gedung lainnya. Juga apakah memiliki aset kendaraan roda empat karena tidak boleh sedang mencicil atau sudah memiliki roda empat. Salah satu persyaratan juga boleh memiliki utang tetapi tidak boleh lebih dari Rp100 juta," ungkap Dzikran.
Ada dua tipe unit rumah yang bisa dipilih yakni tipe 21 dan tipe 36 dengan besar cicilan antara Rp1,2 juta sampai Rp2,3 juta.
Dengan tenor cicilan yang panjang serta rendah dan bunga yang rendah, Dzikran menyebut peminat rumah DP Rp0 sangat membludak. Ia pun sudah memiliki incaran titik-titik lokasi untuk selanjutnya dibangun unit rumah DP Rp0 lainnya.
"Nah, sebanyak 891 orang yang belum kebagian di prioritas pertama ini maka sudah masuk database kami untuk mendapat jatah pada unit DP Rp0 selanjutnya. Jadi kami sudah punya database tinggal nanti memverifikasi ulang," tegasnya.(OL-2)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengintensifkan percepatan program rumah bersubsidi dengan memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyatakan kesiapan mendukung program 3 juta rumah Prabowo-Gibran dengan teknologi precast yang efisien dan tahan gempa.
BP Tapera mencatat penyaluran FLPP rumah subsidi pada 2025 mencapai 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun melalui 40 bank di 33 provinsi.
Mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah, ratusan calon pengembang baru dilatih intensif oleh praktisi dan pemerintah di Cileungsi, Bogor.
Menurutnya, akad massal ini menjadi salah satu tonggak penting percepatan program perumahan nasional.
Rumah tipe 36 yang ditempatinya memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang tengah untuk ruang keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved