Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Sistem Zonasi Sekolah Buka Celah Jasa Titip

MI
21/6/2019 22:50
Sistem Zonasi Sekolah Buka Celah Jasa Titip
Suasana PPDB(dok. MI)

JEMARI BA, 55, lincah memencet tombol layar sentuh ponsel di tangannya dan menghubungi sejumlah orang. Kepada orang

yang dihubunginya, ia menjanjikan uang tunai dengan jumlah yang tidak sedikit bagi siapa saja yang berhasil memastikan anaknya ke sekolah favorit di Kota Bekasi.

"Anak saya merengek minta masuk ke SMA Negeri 1. Kalau harus bayar, ya saya bayar," kata BA, yang dikenal pengusaha sukses itu, kemarin.

Peluang jasa titip (jastip) masuk sekolah, seperti yang dicoba dicari BA, nyatanya masih ada meskipun sistem PPDB tahun ajaran 2019-2020 sudah berbasis daring (online). Di Kota Bekasi uang jasa titip yang ditawarkan para calo mulai Rp5 juta sampai Rp10 juta per siswa.

"Sekarang sudah banyak calo siswa. Banyak orangtua siswa yang mengadu ke saya. Mereka sempat ditawari oleh para calo untuk bisa menitipkan anaknya masuk sekolah di SMA negeri. Tawarannya mulai Rp5 juta, Rp10 juta, sampai ada yang Rp50 juta per siswa," ungkap pengamat pendidikan Kota Bekasi, Kobul Imam.

Para calo, biasanya melihat situasi dan kondisi sebelum akhirnya menawarkan jasa mereka kepada orangtua siswa. Jika orangtua terlihat pusing dengan nasib anaknya, mereka pun beraksi di luar sekolah. Mereka menawarkan jasa ke orangtua siswa untuk bisa memasukkan anaknya.

"Modelnya mereka masuknya di sistem zonasi. Jadi, nanti minggu kedua atau minggu ketiga dia baru boleh masuk sekolah," ungkapnya.

Menurut Kobul, sistem pembatasan kuota menjadi cara banyaknya oknum calo yang bermain. Salah satu penyebabnya, kuota yang terbatas tidak imbang dengan jumlah pendaftar. Seperti zonasi kombinasi, misalnya, hanya bisa menampung 120 siswa, tetapi jumlah pendaftar mencapai 400 siswa.

"Jadi, mereka yang daftar dengan jarak rumah lebih jauh bakal tersingkir. Jalur ini yang dijadikan peluang," katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Cabang Bekasi pada Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Herry Pancasila, menegaskan, tidak ada peluang para calo untuk bisa menitipkan siswa di sekolah sebab semua pendaftaran sudah online. "Mana ada peluang siswa titipan bisa ada, sekarang kan semuanya melalui jalur online," ucapnya.

Disinggung peluang itu rentan di sistem zonasi, Herry menyangkalnya sebab secara sistem mereka akan lebih dulu melalukan verifikasi data. (Gana Buana/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya