Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH
sepekan PT MRT Jakarta memberlakukan tarif normal untuk moda raya terpadu (MRT), yakni Rp3.000 untuk jarak terdekat dan Rp14 ribu untuk jarak terjauh, jumlah penumpang MRT tetap tinggi. Rata-rata 81.405 penumpang menggunakan MRT setiap hari.
Pengamat tata kota Yayat Supriatna mengatakan bahwa tetap tingginya animo masyarakat tersebut menunjukkan MRT berhasil mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam bertransportasi.
Yayat mengatakan, masyarakat saat ini tidak masalah merogoh kocek lebih dalam asal mendapatkan transportasi umum yang cepat, nyaman, dan aman.
"Sepertinya saat ini warga tidak mementingkan tarif. Jadi, mereka menjadikan cepat merupakan pilihan rasional, aman, dan nyaman. Artinya, tiga faktor tersebutlah yang membuat orang mau pindah menggunakan MRT," ungkapnya saat dihubungi, kemarin.
Ia mengibaratkan bahwa kemacetan Ibu Kota saat ini seperti neraka sehingga masyarakat lebih memilih mengeluarkan kocek lebih agar tidak masuk dalam kemacetan Jakarta.
"Rasanya masyarakat sudah muak dengan kemacetan. Diibaratkan kemacetan Ibu Kota seperti neraka. Jadi masyarakat daripada harus masuk dalam neraka kemacetan lebih baik memilih jalan yang lain meskipun harganya sedikit lebih asal tetap terjangkau," jelasnya.
Sebelumnya, saat masih diberlakukannya tarif MRT diskon 50% sejak beroperasi komersial pada 1 April hingga 12 Mei, jumlah rata-rata penumpang MRT ialah 82 ribu penumpang per hari.
Namun hingga Jumat (17/5), jumlah penumpang yang menggunakan MRT tetap stabil meski sudah menerapkan tarif normal.
"Jumlah penumpang cukup stabil meski diskon 50% telah dicabut," ungkap Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin.
Kamaludin mengungkapkan pada penerapan tarif normal, pola penumpang memang sedikit di awal pekan lalu semakin meningkat menuju akhir pekan.
Hal itu dibuktikan dengan jumlah penumpang MRT terbanyak terjadi pada Jumat (17/5), yakni sebanyak 89.372 penumpang. Sementara itu, penumpang paling sedikit menggunakan MRT pada Senin (12/5) dengan jumlah pengguna sebanyak 77.636.
Integrasi
Kendati jumlah penumpang tetap stabil, Yayat juga mengingatkan bahwa integrasi antarmoda perlu dibangun untuk meningkatkan minat masyarakat yang bepergian menggunakan transportasi umum.
"Ini menjadi sebuah PR (pekerjaan rumah) kalau sudah berhasil mencatat sekitar 80 ribu penumpang, harus dibangun itu interkoneksi antarmoda agar penumpang lebih banyak lagi."
Ia menambahkan bahwa upaya integrasi sebuah angkutan massal menjadi sebuah keharusan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransportasi. (J-1)
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Karakter eksklusif dari film Zootopia 2 disebar dalam bentuk stempel eksklusif yang berfungsi sebagai penanda empat titik Stasiun MRT Jakarta.
Mantan CEO MRT Jakarta, William Sabandar, dianugerahi Alumni of The Year 2025 oleh Kedutaan Besar Australia atas kontribusinya dalam inovasi teknologi transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved