Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLSEK Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi mata yang melihat pertama kali sekitar pukul 07.10 WIB kejadian kebakaran Blok C Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Dia yang melihat asap mengepul dan pintu rolling door-nya sudah merah, bekas ada api. Itu sudah kita periksa," kata Lukman, di Pasar Tanah Abang, Senin (22/2).
Dia menjelaskan, dua orang itu berasal dari cleaning service Pasar Tanah Abang. Sedangkan, untuk mengetahui sumber api yang menyebabkan kebakaran, petugas Labfor masih melakukan indentifikasi di lokasi. "Sumber api dari mana itu labfor yang bisa menentukan," terangnya
Menurutnya, kebakaran yang terjadi di lantai atas Blok C Pasar Tanah Abang itu berhasil dijinakkan petugas pemadam kebakaran setengah jam kemudian. "Ada dua kios yang cukup parah terbakar, gudang pakaian Yohana dan kios Ditia. Jam 8 api berhasil dipadamkan," lanjutnya.
Baca juga: Pemilik Gudang belum Diizinkan Masuk Blok C Tanah Abang
Dia menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil indentifikasi dari petugas Labfor untuk mengetahui penyebab kebakaran blok C Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. "Masih dilakukan indentifikasi petugas Labfor, melakukan olah TKP baru bisa diketahui penyebabnya," kata Lukman
Dugaan sementara, kebakaran itu akibat korsleting listrik di toko Yohana yang menyimpan pakaian tidur. Namun, untuk kepastiannya akan disampaikan setelah tim labfor selesai melakukan indentifikasi.
"Kalau dilihat dari TKP-nya belum ada dugaan sementara karena sengaja dibakar, mungkin hanya korsleting listrik," sebutnya.
Dia menambahkan, api pertama kali diihat oleh salah seorang petugas cleaning service dan kemudian melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
"Dia melihat api mengepul di dalam kios itu dan melakukan pemadaman, serta memanggil bantuan," pungkasnya. (OL-6)
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
SEBANYAK 17 orang dilaporkan menjadi korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Cimuning, Bekasi, Jawa Barat yang terjadi Rabu (1/4) malam
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama aparat berwenang saat ini tengah melakukan pendalaman guna memastikan faktor pemicu kejadian ledakan SPBE Indogas.
PEMERINTAH Kota Bekasi memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan 14 korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE Pertamina di Cimuning, Bekasi
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan akan bertanggung jawab penuh atas dampak ledakan dan kebakaran di area SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved