Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Rute Transjakarta Dipangkas, Pendapatan Sopir Angkot Melonjak

M Iqbal Al Machmudi
07/4/2019 19:36
Rute Transjakarta Dipangkas, Pendapatan Sopir Angkot Melonjak
Armada Transjakarta.(MI/Arya Manggala)

PENDAPATAN angkutan perkotaan (angkot) rute 106 kembali bertambah setelah PT Transjakarta memutuskan memangkas sementara rute Tanah Abang-Pondok Cabe.

Salah seorang sopir angkot 106, Mukhsin, mengatakan akibat pemangkasan rute tersebut penumpang dari lebak bulus menaiki angkot untuk menuju pondok cabe.

Pemangkasan rute Transjakarta S41 baru berjalan dua hari sudah diiringi dengan bertambahnya pemasukan bagi angkot 106 yang bisa mencapai 40% dalam sehari dari pendapatan sebelumnya.

"Penumpang yang dari Pondok Cabe pada naik angkot. Alhamdulillah, jadi lebih banyak (pendapatannya). Seharinya bisa lebih Rp20.000. Tadi hanya Rp50.000 jadi Rp70.000. Lumayanlah," kata Mukhsin di Jakarta, Minggu (7/4).

Sopir angkot 106 lainya, Hasibuan, mengatakan pendapatan meningkat. "Mungkin bertahap. Tidak apa-apa lah yang penting sudah ada perubahan walaupun bertahap."

Ia juga mempermasalahkan cara pengambilan penumpang yang dilakukan oleh bus Transjakarta S41 yang dianggapnya sudah tidak sehat.

"Yang dipermasalahkan cara pengambilan penumpang seperti angkot di pinggir jalan bukan di halte. Kalau sudah begitu sudah tidak sehat namanya," ujar laki-laki yang memakai kaos hitam tersebut.

Rute bus Transjakarta S41 Tanah Abang-Pondok Cabe hanya sampai Ciputat. Bus tersebut merupakan pengumpan untuk MRT yang sejak 22 Maret dioperasikan untuk melayani penumpang menuju Stasiun Lebak Bulus dari Terminal Pondok Cabe dan sebaliknya.

Koordinator pusat layanan bus Transjakarta Junaidi mengatakan, bus Transjakarta S41 biasanya sampai Terminal Pondok Cabe untuk saat ini hanya sampai Ciputat.

"Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari mediasi antara sopir angkot 106 dan pihak Transjakarta yang sebelumnya ada demo yang dilakukan oleh pihak sopir angkot 106," ujar Junaidi.

Pemangkasan rute tersebut menurut Junaidi bukan berhenti total tetapi hanya untuk sementara selama mediasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) kepada sopir angkot 106 dan Transjakarta selesai.

"Untuk sampai kapan dipangkas belum tahu sampai kapan tapi belum berhenti total belum ada peraturan juga mengenai hal tersebut," ujar Junaidi. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya