Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN puting beliung disertai hujan lebat menerjang Kota Depok, Sabtu (9/3). Akibatnya belasan pohon di Kecamatan Cimanggis dan Sukmajaya tumbang dan menimpa kenderaan dan warung.
Di Kecamatan Cimanggis, angin puting beliung terjadi di Perumahan Pelni, Taman Duta dan kawasan Kelurahan Mekarsari. Sedangkan di Kecamatan Sukmajaya, angin puting beliung terjadi di Jalan Kemakmuran dan Jalan Merdeka, Kelurahan Mekarjaya.
Banyaknya pohon yang tumbang juga memecetkan arus lalu lintas di Perumahan Pelni, Taman Duta, dan kawasan Kelurahan Mekarsari serta Jalan Kemakmuran dan Jalan Merdeka Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya karena pohon tumbang melintang ditengah jalan.
Di Perumahan Pelni, Taman Duta, dan kawasan Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, beberapa pohon tumbang mengganggu arus lalu lintas. "Ada beberapa titik pohon tumbang," kata Sanih, warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Minggu (10/3).
Ia mengatakan pohon besar jenis angsana yang tumbang terjadi di kompleks Perumahan Pelni, Taman Duta,dan kawasan Kelurahan Mekarsari melintang di tengah jalan sehingga jalur di sana tidak bisa dilalui.
"Warga harus berputar untuk sampai ke tujuan karena terdapat pohon tumbang. Hujan Sabtu sore terbilang lebat, disertai angin kencang dan petir,” tuturnya
Widan, 46, warga Jalan Kemakmuran, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, mengatakan angin puting beliung disertai hujan lebat terjadi demikian cepat dan langsung merobohkan dua pohon besar jenis Angsono. “Pohon yang tumbang menimpa sebuah minibus dan dua warung minuman,“ kata Widan Minggu (10/3).
Saat itu kondisi sedang terjadi angin kencang dan ketika pengendara mobil tiba di lokasi kejadian tiba-tiba dahan pohon angsono tumbang langsung menimpa mini bus. Pengendara mobil tidak tertindih pohon.
“Hanya bagian ekor mini bus saja yang tertindih. Begitupun dengan pewarung hanya mengalami luka ringan,“ ujar Widan.
Melihat hal tersebut warga yang berada di lokasi kejadian lalu melaporkan ke polisi dan polisi yang tiba di lokasi kejadian bersama unsur lainnya baik Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kota Depok dan Dinas LHK Kota Depok mengevakuasi minibus dan warung.
Polisi bersama Dinas LHK dan Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakara dan juga masyarakat juga membersihkan lokasi kejadian agar bisa dilewati kendaraan umum mengingat jalur jalan yang ada adalah jalur jalan nasional yang padat dengan kendaraan.
Kepala Dinas LHK Kota Depok Etty Suryahati mengatakan, ada lebih sepertiga atau 183.333 dari 550.0000 pohon di Kota Depok yang rawan tumbang. "Jumlahnya bisa lebih dari 183.333. Usianya sudah lebih dari 30-40 tahun atau ketika Depok berstatus Kota Administrasi Kabupaten Bogor. Karena penanaman pohon serentak dahulu dilakukan 1979," kata Etty.
Etty mengklaim, bagian pertamanan DLHK Kota Depok sudah melakukan pemantauan secara rutin. Namun, penebangan pohon diutamakan bagi yang mengganggu atau menghalangi rambu-rambu lalu lintas di ruas jalan protokol dan arteri.
Diakui dia, pihaknya tidak bisa melakukan penebangan sekaligus dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu, setiap pengaduan yang diterima dari warga perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Jika kondisi pohon sudah cukup lebat dan tinggi sehingga menanggung beban berat, bagian pertamanan akan melakukan pemangkasan.
“Pohon-pohon yang sering tumbang itu biasanya memiliki diameter sekitar satu meter dengan tinggi lebih dari 20 meter. Mudah tumbang karena batang dan ranting pohon sudah sama-sama tua,” katanya (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved