Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

FAMMI Terjunkan 1.239 Relawan Menangkan Jokowi-Amin

Dede Susianti
17/2/2019 19:35
FAMMI Terjunkan 1.239 Relawan Menangkan Jokowi-Amin
(MI/Dede Susianti)

FORUM Alumni Muda Mahasiswa Islam (FAMMI) se-Bogor Raya mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Pemilihan Umum Presiden 2019. Mereka berharap Jokowi dapat membawa Indonesia semakin maju.

Deklarasi relawan FAMMI untuk Jokowi-Amin se-Bogor Raya digelar sekaligus pembekalan, di Hotel Duta Berlian, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/2).

Hadir dalam deklarasi tersebut, Dewan Pengarah Tim Kemenangan Daerah (TKD) Provinsi Jawa Barat, Ade Yasin, yang juga Bupati Bogor dan Dewan Pengarah TKD (Tim Kampanye Daerah) Kabupaten Bogor, Nurmansah E Tanjung.

Koordinator Nasional FAMMI, Muslim Hafidz, mengatakan, setidaknya ada 500 peserta yang hadir pada deklarasi dan pembekalan ini.

"Harapannya adalah untuk menjadi Indonesia maju pilihannya adalah Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Hafidz.

Hafidz mengatakan Kabupaten Bogor memiliki 40 kecamatan, 19 kelurahan dan 416 desa. FAMMI akan melakukan kampanye dari rumah ke rumah (door to door) di 435 desa/kelurahan.

Dalam pelaksanaannya, di setiap desa ada 3 koordinator. Jadi total relawan di khusus di Kabupaten Bogor sebanyak 1.035 relawan yang diterjunkan.

Sedangkan di Kota Bogor 68 kelurahan. Dengan menerjunkan 3 relawan di setiap kelurahan, untuk Kota Bogor, FAMMI akan menerjunkan 204 relawan.

"Jadi total, se-Bogor Raya, FAMMI menerjunkan 1.239 relawan," ujarnya.

Sementara itu, saat memberikan pembekalan, Dewan Pengarah TKD Provinsi Jawa Barat Ade Yasin mengatakan, bahwa apa yang dilakukan pihaknya saat itu sebagai salah satu ikhtiar untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Jabar, khususnya di Kabupaten Bogor.

Dia menyebut, yang hadir saat itu, mewakili kalangan milenial, baik mahasiswa, anak muda/remaja dan pemuda-pemuda aktivis dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Gerakan kampanye Jokowi-Ma'ruf targetnya, lanjutnya, satu orang dalam satu hari mendatangi rumah dan mengetuk 20 rumah.

"Para relawan lakukan kanvasing, memberikan sosialisasi pada masyarakat, mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf door to door, dari rumah ke rumah. Kita targetkan 1 orang 20 rumah per hari,"jelasnya.

Di hadapan relawan, Ade Yasin mengatakan bahwa Jokowi adalah sosok orang yang baik, sederhana dan tidak pernah korupsi.

Kemudian apa yang diarahkan atau fitnah terhadap Jokowi seperti PKI dan melakukan kriminalisasi ulama, itu kejam. Lebih kejam dari pembunuhan.

"Partai saya satu-satunya partai Islam, mana mungkin kami, partai kami memilih pimpinan yang mengkriminalisasi ulama. Justru pak Jokowi dengan memilih Pak Ma'ruf itu, kita merangkul ulama," bebernya.

Untuk suara milenial di Kabupaten Bogor yang 40 persen, Ade Yasin menyebut, pihaknya bisa meraih 30 persennya. Pihaknya pun mengakui, perlu upaya keras untuk meraih itu, meski secara nasional menang, pada 2014 lalu, di Kabupaten Bogor, Jokowi kalah.

"Agak sulit memang, karena Kabupaten Bogor dianggap basis oleh sebelah, karena 2014 memenangkan pertarungan di sini. Cuma di Bogor saja. Tapi secara nasional Pak Jokowi yang menang. Tetapi ketika itu PPP gabung ke sana, Golkar gabung ke sana. Nah, sekarang PPP, Golkar sudah gabung ke sini, ke Pak Jokowi. Mudah-mudahan ini bisa mengangkat atau mendongkrak suara suara di sini," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dewan Pengarah TKD Kabupaten Bogor Nurmansah, E Tanjung, berharap dengan kehadiran relawan FAMMI ini berperan membantu memenangkan Jokowi-Amin di Bogor.


Baca juga: Bogor akan Gelar Perayaan Cap Go Meh


"Tujuan kita berkumpul disini untuk kepentingan kita semua, kepentingan negara, kepentingan masyarakat. Untuk itu kita berkumpul untuk memenangkan Jokowi-Maruf Amin," katanya.

Nurmansah menilai kebijakan Jokowi yang pro kepada rakyat, sudah sejalan dengan masyarakat Bogor. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat Bogor untuk kembali memenangkan Jokowi untuk kembali memimpin tanah air.

"Ini kepentingan kita, karena Indonesai cukup besar maka harus dipimpin oleh orang yang benar-benar mampu mengelola negara," katanya.

Sementara itu, Rusdi Hidayat, Presidium FAMMI Nasional mengatakan, acara deklarasi dan pembekalan itu merupakan kedua, setelah sebelumnya di Tangerang Raya atau Banten. Untuk yang ketiganya akan segera dilakukan di Bandung Raya.

"Prinsipnya memenangkan nomor urut 01 di Jawa Barat dan Banten. Terutama sasaran segementasi pemilih kita adalah pemilih milenial. Satu sisi mereka diedukasi secara politik. Satu sisi juga harus kemudian diarahman kepada hal -hal yang bersifat isu-isu positif. Mengingat belakangan ini muncul isu-isu hoaks yang merajalela," ungkapnya.

Pendekatannya untuk milenial, yang dilakukan per kecamatan di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dan 6 kecamatan di Kota Bogor, lebih kepada hobi. Artinya pendekatan-pendekatan yang bisa menyentuh langsung kepada kelompok milenial.

"Bukan hanya itu, kami juga lebih kepada pengembangan remaja masjid. Karena milenial ini diartikan bukan hanya mereka yang punya hobi-hobi di luar saja. Tapi juga kelompok-kelompok pengajian, rebana-rebana dan lain sebagainya yang mereka juga masuk ke milenial. Yang harus disentuh hatinya, dan kemudian memenangkan Jokowi-Ma'ruf," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya