Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
DANGKALNYA sebagian Waduk Pluit mengakibatkan pembersihan yang dilakukan petugas UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta tidak berjalan optimal.
Pasalnya, tanaman yang berpotensi menjadi hama itu tumbuh dan berkembang di bagian pintu air waduk tersebut.
Salah seorang petugas UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Sukendra mengatakan setiap hari ada 6 petugas yang bergantian melakukan pengerukan sampah di Waduk Pluit.
Bahkan, tidak jarang sampah yang diangkut mencapai puluhan ton dan diangkut hingga 10 truk.
"Jangankan Eceng Gondok yang selalu tumbuh tiap dibersihkan, sampah dari masyarakat juga banyak di buang di sini," kata Sukendra.
Baca juga : Alat Peraga Kampanye Bikin Kumuh Jakarta
Sukendra mengeluhkan, sebagian waduk yang masih dangkal. Sehingga upaya membersihkan secara menyeluruh waduk seluas 80 hektare itu terkendala.
Apalagi sisi waduk yang berada tepat di depan SMK Negeri 56 Penjaringan, Kota Jakarta Utara, mengalami pendangkalan.
"Di sini dalam makanya mudah dibersihkan, kalau di sana dangkal sudah dibersihkan, palingan nunggu air pasang," lanjutnya.
Namun apabila dilakukan pengerukan tentunya mereka bisa bekerja secara maksimal. Sukendra menyebut, untuk pengerukan itu menjadi tanggung jawab Dinas Tata Air Jakarta.
"Belum pernah dikeruk itu, dulu kan cuma di sebelah sini," kata Firman, petugas lainnya.
Di pinggir waduk terdapat posko istirahat petugas UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta, tepatnya di depan Polsek Penjaringan, begitu juga ada 2 unit eskavator yang tidak beroperasi berlabuh di sana. Sedangkan dua lainnya masih berada di tengah Waduk.
Salah seorang warga, yang mengunjungi Taman Waduk Pluit, Yayuk mengaku, terkadang aroma tak sedap masih tercium dari waduk. Kondisi itu, dialaminya ketika ada hembusan angin kencang dari waduk ke daratan.
"Kadang-kadang masih ada aroma tak sedap ya, bau busuk sampah," sebut Yayuk.
Sejak Waduk Pluit direvitalisasi dan dibangunnya taman yang asri. Dia bersama keluarga kerap mengunjungi taman waduk Pluit di akhir pekan atau sore hari.
"Kalau sore suka ngumpul sama anak-anak di sini, biasanya pagi hari juga kita jogging," jelasnya.
Pantauan Media Indonesia, Jumat (15/2) pemandangan Waduk Pluit dari arah taman memang memperlihatkan parorama yang unik dan indah. Pasalnya, dari atas permukaan air waduk memantulkan arakan awan dan gedung-gedung tinggi. (OL-8)
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan meluncurkan program inovatif pengolahan sampah makanan bertajuk KomProMi (Komposting Projek Mizan).
KODAM IX/Udayana menggelar Karya Bakti Terpadu pembersihan sampah laut bertema Aksi Bersama TNI-Polri, Pemda, dan Masyarakat di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
Intervensi pada level rumah tangga bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menekan beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved