Jumat 15 Februari 2019, 10:40 WIB

DPRD Kritisi Penanganan Sampah di Depok

DPRD Kritisi Penanganan Sampah di Depok

MI/ BARY FATHAHILAH

 

Penanganan sampah di Kota Depok dinilai masih buruk. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok yang menangani soal itu belum bekerja maksimal sehingga banyak ditemukan sampah yang masih berserakan.

"Di depo yang berfungsi menampung sementara sebelum sampah dibawa ke tempat pembuangan akhir, kondisinya memprihatinkan. Sampah selalu meluber ke luar depo dan menimbulkan bau menyengat," kritik anggota DPRD Kota Depok, Hasbullah Rahmat, kemarin.

Ia mengakui persoalan sampah seharusnya tidak menjadi beban pemerintah daerah saja. Masyarakat juga wajib memelihara lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Hanya saja, lanjutnya, ia risih karena selama ini Pemkot Depok selalu menggembar-gemborkan wilayahnya sebagai kota bebas sampah, menuju bersih dan hijau. "Faktanya tidak setiap hari sampah rumah tangga diangkut sehingga berserakan di pinggir jalan."

Hasbullah meminta regulasi dan kinerja penanganan sampah harus segera dibenahi, jika ingin Depok menuju kota bersih. "Kalau mau belajar penanganan sampah tidak usah jauh-jauh, bisa ke Jakarta, Bogor dan Tangerang, yang sudah lebih baik."      (KG/J-3)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Korlantas Lakukan Pencegahan adanya Pemudik Colongan

👤Yakub Pryatama 🕔Senin 12 April 2021, 09:52 WIB
Kegiatan sosialisasi masif kepada masyarakat agar sadar, paham kenapa masyarakat dilarang mudik. Serta kegiatan kepolisian yang...
ANTARA FOTO/Ampelsa

Komisi B Minta Kestabilan Harga Pangan Terjaga Selama Ramadan

👤Hilda Julaika 🕔Senin 12 April 2021, 09:13 WIB
Sejumlah komoditas yang perlu diantisipasi kenaikan harganya yakni daging sapi, daging ayam, beras, hingga...
MI/M Fahrullah

BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Hujan Hari Ini

👤Hilda Julaika 🕔Senin 12 April 2021, 08:27 WIB
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya