Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNA kereta rel listrik (KRL) Commuterline relasi Bogor, Depok, dan Nambo dipastikan akan mengalami antrean lebih lama dari biasanya begitu memasuki Stasiun Manggarai. Hambatan perjalanan ini akan berlangsung hingga 8 Maret mendatang.
Penyebabnya adalah ditutupnya jalur 10 stasiun sentral itu karena kepentingan pembangunan Stasiun Manggarai. Penutupan dilakukan oleh satuan kerja Balai Teknik Perkeretaapian di bawah Kementerian Perhubungan untuk keselamatan. Mulai 23 Januari lalu proses pembangunan Stasiun Manggarai akan mulai menggunakan alat berat.
Sebelum ditutup, jalur 10 bersama jalur 8 dan jalur 9 (hanya pada waktu-waktu tertentu) melayani relasi Bogor/Depok/Nambo. Namun, dengan penutupan jalur ini, otomatis hanya dua jalur yang secara efektif melayani pengguna KRL pada relasi tersebut.
"Ya pasti ada dampak dari penutupan jalur. Tapi tidak banyak. Hanya sekitar 2 menit," kata Manajer Komunikasi PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) kepada Media Indonesia, Jumat (25/1).
Eva menegaskan meski ada penutupan jalur 10, jumlah perjalanan KRL tidak dikurangi. Jumlah perjalanan KRL setiap harinya rata-rata mencapai 936 perjalanan dengan sebanyak 725 perjalanan melewati Stasiun Manggarai.
Akan tetapi dengan adanya potensi antrean yang lebih lama saat kereta hendak melalui Stasiun Manggarai, pengguna pun diharapkan mengatur ulang perjalanannya dengan berangkat lebih awal.
Terlebih lagi jumlah perjalanan KRL relasi Bogor/Depok/Nambo diketahui sebagai yang terbanyak di antara relasi lain, yakni 394 perjalanan per hari atau mencakup 41% dari total seluruh perjalanan KRL. Okupansi penumpang mencapai 556.568 orang atau 60% dari total rata-rata 941.959 penumpang per hari.
"Ya kami harap pengguna juga mengantisipasi dengan mengatur ulang jadwal berangkatnya. Proyek ini juga tidak dapat dihindari karena ke depan setelah selesai pun proyek ini akan membantu melancarkan perjalanan KRL juga," tegas Eva.
Di samping itu, Eva menegaskan pihak KCI telah mengambil langkah antisipasi dengan menempatkan jalur 4 dan jalur 5 untuk dilalui KRL relasi Bogor/Depok/Nambo. Meski begitu, penempatan itu harus bergantian dengan perjalanan relasi lain karena awalnya jalur 4 hanya dilalui relasi Bekasi/Cikarang, sedangkan 5 hanya dilalui kereta yang menuju Jatinegara/Duri/Angke/Kampung Bandan.
Sebanyak 4 orang sampai 6 orang petugas ditempatkan secara khusus di Stasiun Manggarai guna membantu pengguna yang hendak menggunakan kereta relasi Bogor/Depok/Nambo. "Selain itu, sosialisasi juga dilakukan terus-menerus melalui pengeras suara stasiun agar pengguna mendapat informasi yang jelas," ujar Eva. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved