Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN siswa sekolah dasar (SD) di Kota Depok terserang penyakit akut hepatitis A. Sumber merebaknya penyakit tersebut masih diselidiki.
Dari puluhan siswa penderita hepatitis A, penyakit akut yang disebarkan kotoran tersebut di antaranya 10 orang dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mekar Jaya 30, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukma Jaya.
Kepala SDN Mekar Jaya 30 Kristianti membenarkan 10 orang peserta didik SDN Mekar Jaya 30 terserang penyakit akut hepatitis A. Namun, Kristianti mengatakan 10 peserta didik tersebut tidak sampai menjalani perawatan rumah sakit.
"Anak-anak saat ini dirawat di rumah masing-masing. Tidak ada yang dirawat di rumah sakit. Mereka juga tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah,“ ungkapnya, Jumat (25/1).
Kristianti menyebut, kejadian ini sebagai kejadian luar biasa (KLB). “Ini sudah KLB. Wabah hepatitis A yang menyerang 10 siswa SDN diduga karena terkontaminasi oleh makanan dari jajanan yang dijual di luar sekolah,“ sebutnya.
Dijelaskan Kristianti, pihak pengelola SDN Mekar Jaya 30 sudah melaporkan kejadian tersebut ke Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Abadi Jaya, Sukma Jayam yang berlokasi di dekat SDN. Tim dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Depok kemudian turun untuk mengambil sampel jajanan yang dijual di luar gerbang sekolah. Tim juga mengambil sampel feses siswa yang terserang penyakit.
Lebih lanjut Kristianti menjelaskan, meski telah terjadi kasus ini, pihak sekolah tidak melarang para penjual makanan di luar gerbang untuk berdagang. "Mereka telah mendapatkan sosialisasi tentang makanan sehat dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dari Dinas Kesehatan," tutur Kristianti.
Bagi para siswa yang telah terjangkit penyakit, Kristianti mengatakan siswa tersebut dirawat di rumah dan diizinkan tidak masuk sekolah hingga pulih. Dengan demikian tidak menularkan penyakit kepada siswa lainnya. Pasalnya, hepatitis A termasuk jenis penyakit menular.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengungkapkan sampel feses dan juga sampel jajanan tengah diteliti di laboratorium mlilik Institut Pertanian Bogor (IPB) di Bogor.
"Untuk mengetahui apakah wabah ini adalah hepatitis A atau bukan pastinya kami sudah membawa sampel untuk dicek di laboratorium milik IPB. Hasilnya belum keluar. Dalam beberapa hari ke depan mungkin sudah bisa diketahui," kata Nova.
Sebagai penyakit menular yang disebabkan oleh virus, lanjut Novarita, penderitanya diharuskan untuk beristirahat total agar juga tidak menularkan kepada anak-anak yang lain.
Dinas Kesehatan juga telah memberikan sosialisasi ke pihak sekolah, orang tua siswa dan juga kepada para pedagang perihal makanan sehat dan juga pentingnya penerapan PHBS. "Kami juga menyarankan kepada orang tua agar siswa membawa bekal sendiri dari rumah. Dengan demikian mereka tidak perlu jajan diluar," tutur Nova. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved