Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Agung Laksono, memberikan arahan khusus pada TKD (Tim Kampanye Daerah) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk berjuang keras.
Agung, yang juga sebagai Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, menginstruksikan kepada kader partai-partai koalisi PDIP, Golkar, NasDem, PPP, PKPI, PKB, Hanura, Perindo, dan PSI dan relawan untuk memenangkan pasangan Jokowi-Amin.
"Mari kita sahuti ajakan, seruan dari Pak Jokowi. Kita lebih baik blusukan, door to door. Bahkan kalau perlu face to face, dan bahkan kalau perlu heart to heart, berbicara dengan masyarakat langsung," kata Agung di hadapan ribuan kader 9 partai koalisi dan relawan Jokowi-Amin, Sabtu (15/12).
Saat itu, Agung hadir untuk memberikan arahan sekaligus peresmian posko pemenangan dan deklarasi dukungan TKD Kabupaten Bogor, di Cibinong, Jalan Tegar Beriman.
Menurut Agung, dengan cara itu, pihaknya berkeyakinan akan mampu meraih kemenangan.
"Bukan karena akal-akalan, bukan dengan cara membohongi, bukan sandiwara-sandiwaraan. Tapi karena kita telah memiliki prestasi-prestasi. Jadi, dengan cara yang bermartabat, kita akan meraih kemenangan. Kita berharap bahwa presiden kita, calon presiden dan cawapres kita Jokowi-Amin, akan meraih kemenangan di 2019 dengan cara terhormat dan bermartabat," ungkapnya.
Hal ini, lanjutnya, terus disampaikan ke TKD agar bisa mengkoordinasi. Karena ada elemen partai-partai koalisi, ada elemen-elemen relawan yang lebih dari 550 relawan yang tergabung dari seluruh tanah air. Serta masyarakat dan jajaran TKD provinsi sampai ke basis.
"Itu semua adalah elemen, mesin politik kita. Mesin politik kita yang sesuai aturan main, sesuai dengan aturan yang ditetapkan KPU. Kita tidak ingin melakukan tindakan-tindakan meraih kemenangan dengan cara tidak terhormat," katanya.
Oleh karena itu, Agung mengarahkan, agar tim pemenangan dan pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk tidak terpancing.
"Kalau pun ada yang memanas-manasi, jangan mudah terpancing. Biarkanlah. Karena dengan apa yang kita miliki, masyarakat akan yakin. Apalagi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor yang jumlah pemilihnya sudah mencapai 3,4 juta orang. Kita awali dari tempat sini. Dengan batur sekasur, sasumur, salembur, teruskan, berkembang, berkembang, akhirnya kita jadikan gaung yang keras. Maka insya Allah Pak Jokowi Pak Ma'ruf Amin jadi pemenang nomor 1 di Jawa Barat ini. Kita terhormat," ungkapnya.
Untuk Bogor sendiri, khususnya Kabupaten Bogor, memang jadi fokus TKN untuk mendulang suara dukungan. Kabupaten Bogor dengan jumlah pemilih sekitar 3,4 juta jiwa itu, cukup merepresentasikan kemenangan.
"Bogor ini selain daerah terbesar. Presiden kita meski bertugas di Istana Jakarta, tapi tinggal di Bogor. Jadi ini sudah mencerminkan sebuah tanggung jawab. Bogor juga daerah penyangga bagi Jawa Barat," kata Agung.
TKN juga, katanya, menargetkan kemenangan di Jawa Barat sebesar 70%.
"Saya kira sebuah kemenangan yang luar biasa kalau itu bisa dicapai. Saya yakin kami memilih Jokowi dan Ma'ruf Amin bukan coba-coba, tapi karena prestasi," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua TKD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi, yang juga Ketua DPD Partai Golkar mengatakan, target kemenangan di Kabupaten Bogor juga 70%.
"Pada prinsipnya kita di Kabupaten Bogor menang, dan kita berharap kekompakan dan kebersamaan yang tergabung di koalisi, partai pendukung Jokowi dan Ma'ruf Amin ini solid, mulai dari tingkat kabupaten, tingkat kecamatan dan tingkat desa dan kelurahan," ungkapnya.
Ade mengatakan, target 70% yakin diraih, karena pihaknya sudah menyiapkan strategi dan konsep.
"Karena saya dulu tim sebelah, maka kemenangan itu jadi konsekuensi dan tanggung jawab jadi ketua tim juga. Kuncinya adalah kompak, kebersamaan, lakukan sosialisasi hingga ke ujung tombak masyarakat," pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved