Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pelemparan Batu dari JPO, YLKI Desak Pengelola Tol Tanggung Jawab

Gana Buana
10/6/2018 13:40
Pelemparan Batu dari JPO, YLKI Desak Pengelola Tol Tanggung Jawab
(Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi -- ANTARA/Rosa Panggabean)

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pengelola jalan tol bertanggungjawab atas pelemparan batu dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jatiwaringin KM 6, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Apalagi kejadian itu telah menelan korban jiwa.

“Polisi harus mengusut tuntas dan menangkap pelakunya, karena hal tersebut merupakan tindakan kriminal,” ungkap Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, Minggu (10/6).

Tulus mengakatan, pihaknya meminta agar PT Jasa Marga dan pengelola tol lainnya melakukan identifikasi JPO yang berpotensi menjadi tempat aksi kriminalitas. Sebab, hal ini sudah beberapa kali terjadi, meski sebelumnya hanya pelemparan batu kerikil.

Tidak hanya itu, pengelola jalan tol harusnya memberikan ganti rugi pada konsumen sebagai wujud tanggung jawab. Sebab mereka bertanggung jawab untuk mewujudkan pelayanan jasa tol yg aman, selamat dan nyaman bagi penggunanya.

“Konsumen berhak atas keamanan kenyamanan dan keselamatan saat menggunakan jasa tol,” kata dia.

Pemasangan kamera pengawas atau Circuit Close Television (CCTV) saja tidak cukup. Sebab, pengelola jalan tol juga harus melakukan pendekatan sosiologis kepada masyarakat sekitar agar masyarakat punya andil mewujudkan kemanan di sekitar JPO yang melintang di atas jalan tol.

“Kalau mau melakukan community development hendaknya dilakukan di dekat lingkungan masyarakat sekitar,” tandas dia.

Sebelumnya diberitakan, Dua unit kendaraan roda empat menjadi korban pelemparan batu dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (8/6). Akibatnya, salah satu pengendara Toyota Cayla G 8696 ZP meninggal dunia lantaran terkena lemparan batu bongkahan pondasi. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya