Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Jaksel dan Jakpus Stabil

Haufan Hasyim Salengke
07/6/2018 18:25
Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Jaksel dan Jakpus Stabil
()

PEMERINTAH Kota Jakarta Selatan memastikan bahwa harga dan pasokan bahan pokok di wilayah tersebut aman pada Ramadan tahun ini. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Sri Yuliani mengatakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018, belum ada lonjakan harga berbagai bahan pokok di pasaran.

"Ada beberapa harga pasar yang stabil, tapi sebagian besar malahan turun. Saya ambil contoh di antaranya cabai keriting, cabai merah serta bawang merah, telur dan minyak, sementara harga beras stabil," terang Sri saat melakukan kunjungan Lapangan Dalam Rangka Stabilisasi Harga Bahan Pokok Kota Administrasi Jakarta Selatan di Pasar Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (7/6).

Sri menuturkan, cabe keriting semula di angka Rp50 ribu per kilogram (kg), sekarang turun ke Rp40 ribu. Sementara, cabai besar semula Rp70 ribu, sekarang Rp50 ribu.

"Untuk daging tidak terlalu signifikan naiknya Rp10 ribu. Tidak seperti tahun lalu, kalau tahun sekarang dari Rp5 ribu sampai 10 ribu. Kalau daging ayam Rp3 ribu sampai 5ribu. Itu prediksi kenaikannya jelang lebaran," paparnya.

Menurut Sri, turunnya harga bahan pokok karena ketersediaan masih cukup melimpah. Kendati demikian, Sri menyayangkan daya beli masyarakat yang juga ikutan menurun.

"Kita sayangkan itu daya belinya yang menurun, hanya di beberapa tempat saja atau di beberapa komoditi tertentu yang meningkat. Tapi secara umum memang berkurang, penyebabnya mungkin karena pasokan bahan pokoknya melimpah," ujarnya.

Sri berharap harga bahan pokok tersebut dapat dipertahankan hingga satu hari sebelum Idul Fitri nanti.

"Harapannya mudah-mudahan harga saat ini bisa kita pertahankan H-1 Lebaran. Juga ketersediaan barang dapat terjaga karena kalau kurang bisa kita sounding lagi," pungkasnya.

Terpisah, harga sejumlah kebutuhan pokok daging, beras, dan sayur-mayur kebutuhan pelengkap dapur terpantau stabil jelang Hari Raya.

Hal serupa terjadi di kawasan Jakarta Pusat. Berdasarkan pantauan Media Indonesia di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (6/6), belum ada kenaikan harga bahan pokok yang signifikan, dan para pedagang mengklaim masih stabil.

Yalut, 37, pedagang sayur-mayur, mengatakan suplai untuk kebutuhan dagangannya masih aman selama Ramadan ini. Harga pun tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

"Kebutuhan atau suplai stabil dari awal puasa sampai mejelang Lebaran," kata Yalut, yang mengaku berdagang di Pasar Senen sejak 1994.

Harga mentimun di lapak Yalut Rp10 per kg, cabai hijau Rp30 per kg, cabai rawit merah Rp35 per kg, cabai rawit merah besar Rp40 ribu per kg, bawang merah Rp40 per kg, dan bawah putih Rp30 ribu per kg.

Sementara itu, Soleh, 27, pedagang ikan, mengatakan pasokan sejumlah jenis ikan air laut dan tawar yang ia butuhkan dari Pasar Muara Angke masih lancar. Karena itu harga pun tidak mengalami kenaikan yang besar meskipun di momen Ramadan dan menjelang Lebaran.

Sebagai contoh, harga ikan kuwe di tempat Soleh dibanderol Rp45 ribu dan untuk ikan kerapu dijual Rp35 per kg. "Saya ngambil di Pasar Muara Angke ikan Rp30 ribu per kg, jadi cuma ngambil (untung) Rp5 ribu saja," ujarnya.

Udin, pedagang daging, mengatakan harga daging sapi semenjak awal puasa sampai menjelang Lebaran masih stabil. "Stok tidak ada kendala," kata dia.

Ia mengatakan untuk harga daging sapi yang baru dibanderol Rp115 per kg, sementara untuk yang jenis beku dijual Rp95 ribu kg. Sementara harga beras di Pasar Senen juga relatif stabil di kisaran Rp8.000-14.500 per kilogram tergantung kualitas beras masing-masing. (OL-5)  



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya