Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan Jakarta bukan lah satu-satunya kota di Indonesia yang menggunakan tong sampah buatan Jerman. Hal itu disampaikannya ketika menjelaskan perihal pengadaan tong sampah seharga Rp3,59 juta per unit yang belakangan menuai banyak pro dan kontra itu.
"Apakah Jakarta kota satu-satunya? Tidak. Surabaya sudah mulai menggunakan ini mulai tahun 2013, kemudian daerah lain yang menggunakan ada, Probolinggo, Bandung, Medan, Palembang, Malang, ini banyak daftarnya. Jadi itu semua adalah barang yang ada di e-katalog yang disiapkan oleh LKPP," ujar Anies di Polda Metro Jaya, Selasa (5/6).
Pengadaan tong sampah dengan kapasitas 660 liter itu pun telah berlangsung sejak 2016 lalu. Mulanya, Pemprov DKI membeli truk compactor. Tempat sampah berkapasitas 660 liter itu pun merupakan pasangan dari truk compactor tersebut. Pembelian dilakukan melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) berdasarkan pilihan yang tersedia pada e-katalog LKPP.
"Jadi awalnya adalah truknya dulu sesudah truk kemudian tempat sampahnya dan tempat sampahnya diadakan pada tahun 2017. Nah pemilihannya mengikuti barang yang tersedia di LKPP," jelas Anies.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengadakan 296 unit tong sampah 660 liter pada 2016. Pada 2017, Pemprov kembali membeli 1000 unit tong sampah. Sementara pada 2018 ini, Pemprov DKI menambah lagi 2600 unit tong sampah. Harga per unit tong sampah bermerek 'weber' itu ialah Rp3,59 juta.
Pada e-katalog LKPP, hanya ada dua pilihan tong sampah berkapasitas 660 liter. Salah satu merupakan produksi Cina dan satu lainnya produksi Jerman. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Isnawa Adji sebelumnya menjelaskan bahwa tong sampah produksi Jerman dipilih lantaran memiliki kualitas yang lebih baik dan tersertifikasi berdasarkan standar Eropa. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved