Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kunjungi JakCloth, Bima Arya Janji Dorong Industri Kreatif Milenial Bogor

Dede Susianti
01/6/2018 16:20
Kunjungi JakCloth, Bima Arya Janji Dorong Industri Kreatif Milenial Bogor
Bima Arya Cawalkot Bogor petahana yang diusung Partai NasDem, saat mengunjungi pameran di Brajamustika, Cilendek, Kota Bogor, Kamis (31/5) malam.(MI/Dede Susianti)

PEMETAAN zona dan pendataan potensi industri kreatif adalah langkah awal yang akan dilakukan untuk memacu pertumbuhan industri kreatif di Kota Bogor. Upaya itu yang akan dilakukan Bima Arya, calon walikota (cawalkot) Bogor petahana.

Hal itu disampaikannya, setelah dirinya melihat pameran produk fasyen kaula muda bertajuk JakCloth 2018 di area parkir Brajamustika, Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (31/5) malam.

Melihat banyaknya potensi membuat dirinya termotivasi untuk mendorong mrningkatkan pertumbuhan industri kreatif yang melibatkan kaum milenial. Setelah pemetaan dan pendataan, lanjutnya, nantinya Pemerintah Kota Bogor, membuka akses--baik permodalan, pasar, maupun promosinya. Selain itu, pembinaan peningkatan kemampuan atau sumber daya manusia juga perlu dilakukan.

“Apa yang bisa dilakukan oleh pemkot, apa yang bisa difasilitasi terkait dengan skill, permodalan, akses pasar, pameran. Terlebih dulu akan dilakukan pemetaan dulu dan mendengar keinginan dari para pelaku industri ini,”ungkap Bima yang lahir di Bogor pada 17 Desember 1972 itu.

Bima yang datang bersama anggota keluarganya. Istrinya Yane Ardian dan kedua anaknya Kinaura Maisha dan Kenatra Mahesha, menyatakan industri fashion merupakan ujung rantai dari industri tekstil yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Selain itu, industri fashion berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Mengingat besarnya peran tersebut, maka kami terus melakukan berbagai upaya strategis untuk pengembangan industri fashion lokal ini,” ungkap Bima yang berpasangan dengan Dedie A Rachim, jebolan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut cawalkot yang diusung Partai NasDem ini, sebagai sektor padat karya, industri fashion juga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan kreativitas UKM (Usaha Kecil Menengah) fashion dan desainer lokal agar mampu bersaing di pasar domestik dan global.

“Sektor ekonomi kreatif tidak akan ada surutnya, selama orang-orang yang bergelut di dalamnya terus mau mengeksplorasi karya baru. Saya kaget ketika tadi berbincang dengan penyelenggara acara JakCloth ini, perputaran uangnya bisa mencapai Rp2,5 miliar. Tentunya ini sangat potensial,” ungkapnya.

 

Kampanye Cintai Produk Lokal

Bima dan keluarganya tidak mau ketinggalan momen untuk berbelanja di pameran tersebut. Momen itu pun digunakan Bima untuk berkampanye agar masyarakat mencintai produk lokal atau dalam negeri.

Menurutnya, dengan membeli produk dalam negeri, maka secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan para produsen lokal atau bangsa sendiri.

Di tempat yang sama, penanggung jawab JakCloth Bogor 2018, Rusharnindia Ariawardana, menyebutkan, ada 90 UMKM produk fasyen lokal yang ikut ambil bagian dalam pameran itu. Pameran sudah berlangsung sejak 29 Mei dan akan berakhir pada 3 Juni nanti.

Pria yang akrab disapa Dul itu pun, membenarkan jika perputaran uang dalam sekali pameran bisa mencapai Rp2,5 miliar. Event tersebut, menurutnya, digelar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk produk fashion dalam menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Panitia pun tidak membanderol tiket masuk alias gratis.

“Kami sangat bangga kedatangan tokoh muda di JakCloth Bogor ini. Kami berharap diberikan kesempatan dan peluang seluas-luasnya oleh pemerintah supaya anak muda bisa berkreasi maksimal. Potensinya industri ini bagus. Kami tidak kalah dengan brand luar, baik secara tampilan dan kualitas,” pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya