Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta bersama-sama membiayai sewa konsultan komunikasi guna menjelaskan program rumah DP Rp0. Kini para konsultan komunikasi itu sedang mengikuti seleksi yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Ada empat BUMD dilibatkan," ujar anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Togar Silaban di Jakarta pada Jumat (25/5). Empat BUMD dimaksud Togar ialah PT Jakarta Propetindo, Bank DKI, PD Pasar Jaya, dan PD Pembangunan Sarana Jaya.
Ada tujuh konsultan komunikasi yang mengikuti seleksi tersebut. Saat ini jumlahnya sudah mengerucut menjadi tinggal dua konsultan komunikasi. Menurutnya, Pemprov DKI membutuhkan konsultan komunikasi agar pesan mengenai program DP Rp0 benar-benar dipahami masyarakat.
Dia mengatakan, nantinya tim konsultan ini akan bekerja selama enam hingga tujuh bulan. "Mereka kan istilahnya menyiapkan bahannya, dikemas sama dia," kata Togar.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui peliknya program pengadaan hunian bernama DP Rp0 rupiah. Hal ini disampaikan ke jajarannya di SKPD dan BUMD dalam rapim tanggal 25 April 2018 yang diunggah akun YouTube Pemprov DKI pada 7 Mei 2018 lalu.
Dia menilai program ini banyak menuai respon negatif karena komunikasi semua pihak yang dilibatkan, belum siap. Anies bahkan mengibaratkan program ini seperti lagu yang syair dan nadanya bagus. Namun tidak diterima dengan baik karena penyanyinya jelek.
Oleh karena itu, Pemprov DKI menunda penjualan rumah DP 0 rupiah itu. Di sisi lain Anies, ia memerintahkan Bank DKI, PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, dan PD Pasar Jaya agar membayar jasa konsultan komunikasi.
"Konsultan yang digunakan tidak perlu mahal-mahal. Yang penting efektif mengomunikasikan program rumah DP 0 rupiah kepada masyarakat. Kami mau komunikasinya orang Jakarta dengan bahasa yang dipahami publik. Karena yang tadi disampaikan itu rumit. Rumit tuh sederhana maksudnya, tapi kompleks," kata Anies. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved