Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Berpulangnya Sosok Humoris dan Religius

Dede Susianti
09/5/2018 21:25
Berpulangnya Sosok Humoris dan Religius
(MI/Dede Susianti)

JENAZAH Inspektur Dua Yudi Rospuji Siswanto, korban kerusuhan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, tidak jadi dibawa ke rumah duka di Perumahan Bukit Waringin Blok K 4, nomor 3, Tajur Halang, Kabupaten Bogor. Jenasah Yudi dibawa keluarga ke Bumi Ayu, Jawa Tengah. Meski demikian, pengajian tetap dilakukan di rumahnya.

Pantauan Media Indonesia di rumah duka, warga terus berdatangan melayat dan ikut tahlilan.

Yudi tewas dengan banyak luka di bagian tubuhnya. Berdasarkan hasil identifikasi gabungan Tim Inafis Bareskrim Polri dan Inafis Polda Metro Jaya, Yudi mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh.

Yudi adah anggota Brimob Klapa Dua. Dia menjadi korban bersama empat anggota Polri lain.

Yudi, pria kelahiran 19 Desember 1977 itu dikenang sebagai teman, tetangga yang tidak pemilih. Yudi pergi meninggalkan seorang istri yang tengah hamil tua dan tiga anak. Ketiga anaknya yakni Kevin, 16, Kirana, 7, dan Lastra, 4.

Pihak keluarga sebenarnya sudah mengetahui kabar tentang Yudi, pada Rabu (9/5) dini hari atau sekitar pukul 02.00 WIB. Karena saat itu ada polisi yang datang ke rumah. Semua anggota keluarganya di Bogor ke Rumah Sakit Kramat Jati, sekitar pukul 05.30 wib.

Duka juga dirasakan para tetangganya. Para tetangga pun kasihan dan khawatir akan kondisi istri almarhum.

Menurut Hasanah, tetangganya, sang istri sempat kontraksi saat mendapat kabar. "Istrinya sempat pingsan. Saya khawatir sekali, istrinya mau lahiran. Diprediksi lahirannya tanggal 16 nanti," kata Hasanah.

Kenangan baik tentang Yudi terus diungkap warga sekitar. Bahkan bekas tetangganya belasan tahun lalu saat dirinya masih bertugas di Polsek.

"Kami sudah kaya keluarga padahal tidak ada kaitan keluarga. Kami kaya adik-adik angkatnya," kata kakak beradik Rima, Fera, dan Deni, tetangga saat almarhum mengontrak 9 tahun di Kampung Sidomampir.

Almarhum Yudi punya kebiasaan berkunjung ke rumah kelaurga kakak beradik tersebut saat Lebaran. Dan itu pasti dilakukan sebelum almarhum pulang kampung. "Gak nyangka, baru kemarin Minggu ketemu," kata Deni.

Dalam kenangan dia, Yudi, ayah yang baik buat anak-anaknya. Dan kakak baik buat dia. "Dia polisi tapi tidak pernah menunjukkan kekepolisiannya. Suka humor dan nggak pernah bawa-bawa kerjaan kalau sedang kumpul," ujarnya.

Hal lain yang diketahui warga dari sosok almarhum adalah kegiatan yang biasa dilakukannya di waktu luang, yakni mengajar ngaji. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya