Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI telah memastikan lima anggota meninggal dalam peristiwa kerusuhan dan baku tembak yang terjadi di rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
Kelimanya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sehari setelah kejadian. Namun polri hingga masih irit bicara terkait sebab kejadian tersebut.
Dari telegram rahasia yang beredar nomor, STR/264/V/HUM1.1/2018 kelima anggota Brimob yang meninggal itu telah diberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta. Karopenmas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal memgatakan penaikan pangkat kelima polisi itu sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka yang gugur dalam menjalankan tugas.
"Iya betul. Rekan-rekan kami yang gugur sedang menjalankan tugas negara. Mereka adalah polisi yang sangat mendedikasi dirinya untuk negara dan sangat setia dalam menjalankan tugasnya," jelasnya.
Lima anggota polri tersebut di antaranya empat orang anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri yakni Inspektur Satu Yudi Rospuji Siswanto, Brigadir Fandy Setyo Nugroho, Brigadir Satu Syukron Fadhli, dan Brigadir Satu Wahyu Catur Pamungkas, serta seorang anggota yang berdinas di Polda Metro Jaya, Ajun Inspektur Dua Denny Setiadi.
Sebelummya Iqbal mengungkapkan lima orang aparat kepolisian meninggal dan satu orang lainnya adalah tahanan yang melawan petugas.
"Kami sampaikan bahwa insiden ini memakan korban jiwa ada enam rekan kami gugur dalam peristiwa ini rekan kami lima gugur sudah di RS Kramat Jati dan satu dari mereka terpaksa kita lakukan upaya kepolisian karena melakukan perlawanan kepada petugas dan mengambil senjata petugas," ungkapnya.
Kerusuhan terjadi di kompleks rumah tahanan Mako Brimob,Depok, Jawa Barat, Selasa (9/5) malam. Aparat Brimob pun berhadapan dengan sekelompok tahanan teroris yang kesal dan menjebol sel tahanan yang selanjutnya menyasar ke ruang penyidik. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved