Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pemasangan Jaringan Pipa di Rusun Penjaringan Capai 85%

Yanurisa Ananta
03/5/2018 15:05
Pemasangan Jaringan Pipa di Rusun Penjaringan Capai 85%
(Ilustrasi/ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

PEMASANGAN jaringan perpipaan untuk air bersih di Rumah Susun (Rusun) Penjaringan, Jakarta Utara, telah mencapai 85%. Pemasangan jaringan perpipaan oleh PAM Jaya itu akan memenuhi kebutuhan air warga rusun di Tower 1 dan 2 di tiga blok, yakni Blok E, F, dan G yang berada di  Jalan Tanjung Wangi atau Tanah Pasir.

"Saat ini sudah selesai 85%. Tapi sementara kita hold (hentikan) dulu, karena ada kecelakaan kerja kemarin. Kita lakukan investigasi dulu di sana. Setelah itu tuntas, baru kita lanjutkan," kata Direktur Teknis PAM Jaya  Barce Simarmata ketika ditemui di Kantor PAM Jaya, Kamis (3/5).

PAM Jaya menargetkan pemasangan jaringan pipa ini selesai pada bulan Mei. Untuk membangun jaringan perpipaan ini PAM Jaya tidak menggunakan dana PMD (penyertaan modal daerah). Pihak PAM menggunakan dana perusahaan sebesar Rp1,9 miliar yang sudah tercatat di RKAP PAM Jaya 2019 untuk membangunan jaringan pipa di Rusun Penjaringan.

Barce tidak menyebut berapa kapasitas air yang akan dialiri oleh jaringan perpipaan ini. Namun, rata-rata satu unit rusun mengkonsumsi air sekitar 10 meter kubik per bulan.

"(Untuk pendapatan ke PAM Jaya) Itu tergantung pemakaian air itu. Setelah dialirkan, nanti kita lihat pemakaian rata-rata di rusun, baru kita kalkulasi. Rata-rata satu unit rusun sekitar 10 meter kubik per bulan," ujar Barce.

Pemasangan jaringan perpipaan di Rusun Penjaringan sudah dimulai sejak 22 Januari 2018. Jaringan perpipaan yang akan terbangun sepanjang 300 meter dengan kedalaman 4 meter. Sumber air diambil dari pipa besar yang berada di seberang Jalan Pluit Raya, Jakarta Utara. 

"Karena memang kondisi di sana harus melalui jalan raya, izin PTSP kita gunakan metode HDD (horizontal drilling) jadi bukan galian terbuka. Pipa kita dorong dari bawah jalan sedalam 4 meter hingga ke ujung seberangnya. Di lapangan, kita koordinasikan dengan pihak terkait," papar Barce.

Jalan raya yang kerap mengalami kemacetan juga menjadi kendala. Untuk itu, pipa-pipa yang terpasang menggunakan casing pipa agar tidak bocor karena kendaraan yang lewat. Adapun lebar casing pipa selebar 500 milimeter.

"Nah, pekerja yang meninggal di lapangan itu sedang pasang casing pipa. Tapi masih diinvestigasi, sanksi terhadap kontraktor tergantung hasil investigasi," tutur Barce.

Seorang pekerja galian instalasi pipa air bersih tewas saat bekerja, Rabu (2/5) di lokasi penasangan pipa Rusun Penjaringan. PT Bone Mitra Abadi sebagai kontraktor diduga lalai dalam mengawasi perlengkapan K3 pekerja. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya